Qurban Lazismu Lumajang: Dapat Daging, Pentol Bakso, dan Rendang

banner 2560316

TROBOS.CO | Semangat berkurban warga Muhammadiyah Kabupaten Lumajang terus tumbuh dari tahun ke tahun. Dan tahun 2026 ini, pencapaiannya benar-benar luar biasa.

Berdasarkan data yang dihimpun Lazismu, total nilai hewan qurban yang terkumpul dari seluruh warga persyarikatan Muhammadiyah se-Kabupaten Lumajang pada Idul Adha 1447 H mencapai Rp3,5 miliar.

Angka Rp3,5 miliar itu terdiri dari beberapa komponen. Sebanyak 117 ekor sapi senilai Rp2.248.530.000, 444 ekor kambing senilai Rp1.121.400.000, dan 6 ekor sapi yang khusus diolah menjadi rendang senilai Rp513.500.000.

Data ini diperoleh dari 21 Pimpinan Cabang dan Amal Usaha di bawah naungan persyarikatan Muhammadiyah se-Kabupaten Lumajang.

Pantauan Trobos.co di lapangan menunjukkan antusiasme yang merata. PC Muhammadiyah Senduro menyembelih 13 ekor sapi dan 17 ekor kambing. Sementara PCM Yosowilangun mencatat angka yang sangat besar: 126 ekor sapi dan 175 ekor kambing dari berbagai PRM di wilayahnya.

Rincian dari PCM Yosowilangun antara lain: PRM Kalipepe (7 sapi, 20 kambing), PRM Yoso Kidul (7 kambing), PRM Yoso Lor (1 sapi, 13 kambing), PRM Krai (3 sapi, 38 kambing), PRM Kraton (3 sapi, 62 kambing), PRM Wotgalih (5 sapi, 24 kambing), dan Darul Qur’an (1 sapi, 2 kambing).

Yang membuat program qurban Lazismu Lumajang tahun ini berbeda dari biasanya adalah inovasi dalam paket yang diterima shohibul qurban.

Bagi yang berkurban sapi, mereka tidak hanya menerima daging 3 kg. Mereka juga mendapatkan pentol bakso 2 kg dan 10 bungkus daging tambahan untuk dibagikan kepada tetangga dan sanak saudara.

Pembagian pentol bakso ini menjadi nilai kejutan yang disambut antusias oleh masyarakat. Di tengah melimpahnya daging qurban, pentol bakso justru dinilai sebagai pilihan yang paling tepat sasaran.

“Saat banyak daging, pembagian pentol bakso sangat tepat. Tinggal direbus, langsung siap saji. Lebih praktis,” begitu komentar para penerima yang merasa puas dengan cara distribusi Lazismu tahun ini.

Kepuasan itu bukan hanya kata-kata. Banyak di antara mereka yang sudah bertekad untuk kembali berkurban melalui Lazismu tahun depan.

Bagi yang tidak ingin menerima daging segar, Lazismu menyediakan opsi yang tidak kalah menarik: rendang kaleng.

Para shohibul qurban yang memilih opsi ini tidak menerima daging mentah, melainkan rendang siap saji yang dikemas dalam kaleng. Yang istimewa, rendang itu tidak dikirim langsung saat hari qurban melainkan sekitar satu bulan setelahnya.

Dengan cara ini, tidak ada lagi kekhawatiran soal daging yang menumpuk dan tidak sempat habis. Rendang kaleng datang di saat yang tepat, sebagai kenangan lezat dari ibadah qurban yang sudah dilaksanakan sebulan sebelumnya.

Inovasi kecil yang bermakna besar itulah yang membuat program qurban Lazismu Lumajang terus dipercaya dan diminati oleh semakin banyak warga dari tahun ke tahun.

Tim Trobos.co

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *