Jangan Tunggu Pendengaran Terganggu, Lazismu-PKK Ajak Peduli Telinga

banner 2560316

TROBOS.CO | Jangan menunggu telinga bermasalah baru memeriksakannya. Pesan itu mengemuka dalam bakti sosial bersih-bersih telinga dan screening pendengaran yang digelar TP.PKK Kabupaten Lumajang bersama Lazismu Lumajang dan Komda PGPKT, Sabtu (26/9/2026).

Sekitar 100 pengurus TP.PKK dari tingkat kecamatan hingga desa/kelurahan mengikuti kegiatan yang berlangsung di Gedung Panti PKK Kabupaten Lumajang tersebut. Peserta satu per satu menjalani pemeriksaan telinga dan screening pendengaran. Suasana kegiatan berlangsung santai, dan setelah pemeriksaan, sejumlah peserta bahkan saling berbagi cerita mengenai kondisi telinganya.

banner 300250

Ketua TP.PKK Kabupaten Lumajang Dewi Yudha Adji Kusuma mengatakan, kesehatan telinga sering dianggap sepele. Padahal, gangguan pendengaran dapat memengaruhi komunikasi seseorang dengan keluarga maupun lingkungan.

Ratusan kader TP.PKK bersama jajaran Lazismu dan Komda PGPKT Kabupaten Lumajang berfoto bersama dalam rangkaian bakti sosial kesehatan telinga dan Milad ke-24 Lazismu. | Foto: Dok. Lazismu Lumajang

“Bagi saya, kegiatan hari ini bukan sekadar pemeriksaan kesehatan. Ada pesan yang lebih penting, yaitu bagaimana kita semua mulai memberikan perhatian terhadap kesehatan telinga dan pendengaran,” ujarnya.

Menurut Dewi, kader PKK memiliki peran penting untuk meneruskan pesan tersebut kepada masyarakat. “Apa yang kita dapatkan hari ini bisa kita teruskan kepada keluarga, tetangga dan masyarakat di lingkungan masing-masing,” katanya.

Sekretaris Lazismu Wilayah Jawa Timur Zainal Abidin, Ph.D., mengapresiasi kolaborasi yang dibangun Lazismu Lumajang bersama TP.PKK dan Komda PGPKT. Menurutnya, kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa gerakan filantropi dapat diwujudkan melalui program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Lazismu tidak hanya fokus menghimpun dana umat, tetapi juga bagaimana menerjemahkan kebutuhan masyarakat menjadi program-program yang kreatif dan bermanfaat,” ujarnya.

Ia berharap kerja sama dengan TP.PKK dapat terus dikembangkan, tidak hanya dalam bidang kesehatan, tetapi juga pendidikan, pemberdayaan ekonomi, lingkungan, dan program sosial lainnya. “Monggo nanti bisa kita desain bersama. Semoga kolaborasi seperti ini tidak berhenti hari ini saja, tetapi terus berlanjut sehingga manfaatnya semakin luas,” katanya.

Ketua Komda PGPKT Kabupaten Lumajang dr. Alliyah, Sp.THT, mengatakan pemeriksaan pendengaran penting dilakukan untuk mengetahui kondisi telinga sejak dini. “Jangan menunggu sampai ada keluhan atau gangguan yang berat baru memeriksakan diri. Kesehatan telinga dan pendengaran juga perlu dijaga,” ujarnya.

Bakti sosial tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-24 Lazismu. Hadir dalam kegiatan itu Ketua TP.PKK Kabupaten Lumajang, Sekretaris Lazismu Jawa Timur, Ketua Badan Pengurus Lazismu Lumajang Drs. Djatto, M.M., jajaran pengurus Lazismu, Komda PGPKT, serta para kader PKK.

Bagi penyelenggara, kegiatan ini menjadi contoh sederhana bahwa kolaborasi dapat menghadirkan pelayanan kesehatan yang langsung dirasakan masyarakat. Peduli pendengaran tidak harus menunggu muncul masalah bisa dimulai dari memeriksakan telinga dan menyebarkan kesadaran kepada lingkungan sekitar.

Nugroho Dwi Atmoko/Trobos.co

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *