Dari Perlengkapan Sekolah, Tumbuh Semangat untuk Terus Sekolah

banner 2560316

TROBOS.CO | “Siapa yang ingin sekolahnya rajin dan cita-citanya tercapai?” Pertanyaan sederhana itu langsung disambut antusias anak-anak. Tangan-tangan kecil pun terangkat, ada yang ingin menjadi guru, dokter, polisi, dan berbagai cita-cita lainnya.

Suasana seperti itulah yang terlihat ketika Yayasan Peduli Anak Bangsa (Y-PAB) Lumajang kembali melanjutkan safari distribusi bantuan peralatan sekolah untuk anak-anak SD dan MI. Kali ini, giliran anak-anak di wilayah Kecamatan Candipuro yang disapa, dengan kegiatan dipusatkan di SD Negeri Candipuro 03, Selasa (22/9/2026).

banner 300250

Sebanyak 43 siswa bersama guru pendamping hadir sebagai perwakilan dari 200 siswa penerima bantuan yang berasal dari 43 lembaga sekolah SD dan MI se-Kecamatan Candipuro.

Di hadapan anak-anak dan para guru, Ketua Y-PAB Rahmaniah menyampaikan salam dari Bunda Indah dan Mas Yudha, Bupati dan Wakil Bupati Lumajang. Rahmaniah juga menyampaikan permohonan maaf karena keduanya belum bisa hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut.

“Bunda Indah dan Mas Yudha sebenarnya ingin bertemu dan menyapa anak-anak semua. Tetapi hari ini masih ada kegiatan lainnya yang harus dihadiri. Karena itu, beliau berdua menyampaikan salam dan mohon maaf belum bisa hadir secara langsung,” ujar Rahmaniah.

Meski tidak hadir, pesan yang disampaikan tetap sederhana: anak-anak harus terus semangat belajar. “Yang penting anak-anak tetap rajin sekolah. Jangan malas belajar. Karena dari sekolah inilah nanti cita-cita kalian bisa tercapai,” lanjutnya.

Anak-anak pun kembali menjawab dengan suara riuh, “Siap!” Jawaban singkat itu mungkin terdengar sederhana, tetapi di baliknya ada harapan yang besar: agar tidak ada anak yang berhenti sekolah hanya karena keterbatasan, dan agar setiap anak tetap memiliki kesempatan untuk belajar dan mengejar cita-citanya.

Bagi Y-PAB, bantuan peralatan sekolah yang diberikan bukan sekadar tas, buku, atau perlengkapan belajar. Ada pesan kepedulian yang ingin disampaikan kepada anak-anak dan keluarganya, bahwa mereka tidak sendirian, bahwa masih ada orang-orang yang peduli dengan pendidikan mereka, dan bahwa sekecil apa pun bantuan yang diberikan, jika dilakukan bersama-sama, bisa menjadi sesuatu yang berarti.

“Anak-anak tidak perlu malu kalau mendapat bantuan. Justru harus dijadikan semangat untuk belajar lebih rajin,” pesan Rahmaniah kepada para siswa.

Salah seorang anak kemudian tersenyum sambil melihat perlengkapan sekolah yang baru diterimanya. Mungkin bagi sebagian orang, perlengkapan tersebut adalah sesuatu yang biasa. Namun bagi anak-anak yang menerimanya, bisa jadi itu menjadi penyemangat baru untuk lebih rajin datang ke sekolah.

Dari Candipuro, Y-PAB kembali membawa pesan yang sangat sederhana: berbuat baik tidak harus menunggu memiliki banyak, karena satu kebaikan kecil hari ini bisa menjadi bagian dari masa depan seorang anak.

Safari distribusi bantuan Y-PAB pun terus berjalan, menyapa anak-anak dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa semangat agar mereka tetap bersekolah, tetap belajar, dan tetap berani bermimpi.

Karena boleh jadi, dari anak-anak yang hari ini menerima sebuah tas dan perlengkapan sekolah, kelak akan lahir orang-orang yang membawa perubahan bagi keluarga, masyarakat, dan daerahnya.

Nugroho Dwi Atmoko/Trobos.co

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *