Hattrick Eks Kadisarpus Jadi Asisten Administrasi

banner 2560316

TROBOS.CO | Ada catatan menarik di balik rotasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lumajang. Dalam beberapa tahun terakhir, setidaknya tiga pejabat yang pernah dipercaya memimpin Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Lumajang kemudian menduduki posisi Asisten Administrasi Sekretaris Daerah.

Tiga nama tersebut adalah Ir. Nugroho Dwi Atmoko, Akhmad Taufik Hidayat, S.H., M.Hum., dan yang terbaru Indra Wibowo Leksana, S.Sos., M.M. Nama terakhir menjadi babak paling anyar dari catatan tersebut. Rabu, 16 September 2026, Bupati Lumajang Indah Amperawati melantik Indra Wibowo Leksana sebagai Asisten Administrasi Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, dalam rangkaian pelantikan dan pengambilan sumpah 13 pejabat di lingkungan Pemkab Lumajang.

banner 300250

Pelantikan berlangsung di Lobby Pemkab Lumajang. Dari 13 pejabat yang dilantik hari itu, empat di antaranya menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama, salah satunya Asisten Administrasi Sekretaris Daerah.

Indra Wibowo Leksana bukan sosok baru di lingkungan Pemkab Lumajang. Sebelum dilantik sebagai Asisten Administrasi, ia menjabat Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang sejak 23 Agustus 2024. Dalam dokumen kinerja Disarpus tahun 2024, namanya tercatat lengkap sebagai Indra Wibowo Leksana, S.Sos., M.M.

Posisi tersebut dijalaninya hingga akhirnya mendapat amanah baru sebagai Asisten Administrasi Sekretaris Daerah pada September 2026. Perpindahan ini mencatat sebuah pola menarik dalam perjalanan birokrasi Lumajang: pengalaman memimpin urusan kearsipan dan perpustakaan kembali berlanjut ke lingkup koordinasi Sekretariat Daerah.

Jauh sebelum Indra, nama Ir. Nugroho Dwi Atmoko telah lebih dulu melewati jalur serupa. Pada 19 Maret 2021, portal resmi Pemkab Lumajang mencatat Nugroho Dwi Atmoko sebagai Plt. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang.

Dalam dokumen resmi Pemkab Lumajang tahun 2022 dan 2023, Nugroho tercatat sebagai Asisten Administrasi Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang. Salah satu dokumen kinerja tahun 2023 bahkan mencantumkan nama lengkapnya, Ir. Nugroho Dwi Atmoko dengan NIP 19631116 199003 1 006, dalam jabatan tersebut. Nugroho pun menjadi pejabat pertama yang menjalankan tugas di Disarpus sebelum dipercaya pada posisi Asisten Administrasi.

Nama berikutnya adalah Akhmad Taufik Hidayat, S.H., M.Hum. Pada 27 September 2022, ketika Pemkab Lumajang menggelar Pameran Arsip Kegunungapian dan Simulasi Restorasi Arsip Pasca Bencana Erupsi Gunung Semeru, Akhmad Taufik Hidayat tercatat sebagai Plt. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang. Ia menyampaikan laporan kegiatan yang berkaitan dengan penyelamatan, restorasi, dan alih media arsip pascabencana.

Perjalanan kariernya kemudian membawanya ke posisi lain, sebelum akhirnya dipercaya menjadi Asisten Administrasi Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang. Pada 2026, namanya masih tercatat dalam berbagai dokumen dan kegiatan resmi Pemkab Lumajang sebagai Asisten Administrasi, termasuk keterlibatannya dalam kegiatan Pusdiklat Calon Paskibraka 2026.

Catatan tersebut kini berlanjut kepada Indra Wibowo Leksana. Sebelum rotasi, Indra masih menjalankan tugas sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan. Bahkan pada pertengahan September 2026, ia masih memimpin rangkaian Festival Literasi Kabupaten Lumajang.

Pada 16 September 2026, jabatan tersebut berpindah. Bupati Lumajang melantik Indra sebagai Asisten Administrasi Sekretaris Daerah, sementara jabatan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan diisi oleh pejabat baru. Dengan demikian, tiga nama, yakni Nugroho Dwi Atmoko, Akhmad Taufik Hidayat, dan Indra Wibowo Leksana, menjadi catatan tersendiri dalam sejarah birokrasi Lumajang karena sama-sama pernah memimpin urusan kearsipan dan perpustakaan sebelum dipercaya sebagai Asisten Administrasi.

Dalam pelantikan tersebut, Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan bahwa pengisian jabatan dilakukan untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan baik, setelah sejumlah posisi mengalami kekosongan akibat pejabat sebelumnya memasuki masa pensiun.

“Ada empat Pimpinan Tinggi Pratama, itu Asisten Administrasi yang memang kosong karena pensiun, kemudian BPRD, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan dan Dinas Pendidikan,” kata Indah Amperawati.

Bupati juga menekankan bahwa keberadaan pejabat pada posisi strategis diperlukan agar koordinasi, pelaksanaan program, dan pelayanan kepada masyarakat memiliki penanggung jawab yang jelas. Dalam kesempatan tersebut, Indah meminta pejabat yang baru dilantik menjalankan tugas dengan baik dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Rotasi ini sekaligus menempatkan Indra Wibowo Leksana pada ruang tugas yang lebih luas. Jika sebelumnya ia memimpin perangkat daerah yang berfokus pada kearsipan dan perpustakaan, kini pengalaman tersebut dibawanya ke tingkat koordinasi Sekretariat Daerah melanjutkan pola yang sebelumnya sudah ditorehkan Nugroho dan Taufik, sebuah “hattrick” lintas periode yang memperlihatkan bahwa pengalaman dari Disarpus kerap menjadi batu loncatan menuju kursi Asisten Administrasi Pemkab Lumajang.

Fytrya A.S

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *