SMA Muhi Yogya Gelar Pelatihan GTK Perkuat Budaya Layanan Prima

banner 2560316

TROBOS.CO | SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) sebagai bagian dari program berkelanjutan Tahun Pelajaran 2026/2027. Mengusung tema “Build Positive Service: Sinergi Mewujudkan GTK Berkemajuan Melalui Excellent Service, Kepemimpinan Adaptif, dan Budaya Berkinerja Tinggi”, kegiatan ini digelar di Hotel Grand Keisha, Depok, Sleman.

Pelatihan dilaksanakan dalam dua sesi, yakni Sabtu (18/7/2026) khusus untuk tenaga kependidikan dan Ahad (19/7/2026) untuk para guru. Sejak awal hingga akhir kegiatan, suasana berlangsung penuh semangat, interaktif, komunikatif, dan motivatif.

Para peserta diajak mengikuti berbagai aktivitas yang tidak hanya memperkaya wawasan, tetapi juga membangun semangat kolaborasi, kepemimpinan, serta budaya pelayanan yang semakin kuat. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta sebagai Sekolah Unggul Garuda Transformasi dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai aset paling berharga.

Selama pelatihan, peserta memperoleh berbagai materi yang dikemas secara aplikatif melalui diskusi, simulasi, permainan edukatif, studi kasus, refleksi, hingga praktik langsung. Salah satu sesi yang mendapat antusiasme tinggi adalah latihan pelayanan prima atau excellent service melalui simulasi menghadapi tamu, orang tua, dan murid, di mana peserta dilatih memberikan pelayanan yang ramah, cepat, tepat, komunikatif, dan solutif.

Foto bersama guru dan tenaga kependidikan SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta dalam kegiatan Pengembangan SDM GTK Berkelanjutan Tahun Pelajaran 2026/2027 | Foto: Dok. SMA Muhi Yogyakarta

Selain itu, para guru juga mengikuti pelatihan menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, kreatif, interaktif, dan dirindukan murid, sehingga kelas tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu, tetapi juga ruang tumbuh yang membangun motivasi belajar dan karakter peserta didik. Berbagai sesi tersebut semakin menguatkan kesadaran bahwa kualitas pelayanan dan kualitas pembelajaran merupakan dua aspek yang tidak dapat dipisahkan dalam membangun sekolah unggul.

Kegiatan juga dilengkapi dengan latihan kebugaran massa otot yang dipandu secara profesional. Sesi ini memberikan pemahaman bahwa kesehatan dan kebugaran fisik menjadi modal penting bagi guru maupun tenaga kependidikan dalam menjalankan tugas secara optimal.

Melalui latihan sederhana namun efektif, peserta diajak menjaga kekuatan otot, postur tubuh, serta kebugaran agar mampu bekerja lebih produktif, energik, dan terhindar dari berbagai gangguan kesehatan akibat aktivitas kerja yang padat. Suasana pelatihan pun semakin hidup karena seluruh peserta mengikuti setiap sesi dengan penuh antusias, saling menyemangati, dan membangun kebersamaan.

Kombinasi antara penguatan kompetensi pelayanan, peningkatan kualitas pembelajaran, dan perhatian terhadap kebugaran fisik menjadikan kegiatan ini sebagai pengembangan SDM yang menyentuh aspek profesional sekaligus personal.

Plt. Kepala SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Drs. H. Herynugroho, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa pengembangan sumber daya manusia memiliki peran sangat strategis, terlebih bagi SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta yang saat ini mengemban amanah sebagai Sekolah Unggul Garuda Transformasi. Menurutnya, keberhasilan sebuah sekolah tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan sarana prasarana ataupun kurikulum, tetapi terutama oleh kualitas guru dan tenaga kependidikan yang terus bertumbuh, mampu beradaptasi terhadap perubahan, serta memiliki semangat melayani dengan sepenuh hati.

Ia mengingatkan bahwa dunia pendidikan terus bergerak sangat cepat, sehingga setiap insan pendidikan harus menjadi pembelajar sepanjang hayat, terbuka terhadap inovasi, dan mampu memberikan pengalaman terbaik bagi setiap murid. SDM yang unggul, profesional, adaptif, dan berintegritas menjadi fondasi utama agar sekolah mampu mempertahankan kualitas sekaligus menjawab berbagai tantangan pendidikan di masa depan.

Lebih lanjut, Herynugroho menyampaikan bahwa banyak sekolah yang pada masa lalu pernah menjadi sekolah favorit dengan jumlah murid besar, namun kini mengalami penurunan peminat karena kurang mampu beradaptasi dan berinovasi mengikuti perkembangan zaman. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk tidak cepat berpuas diri atas berbagai capaian yang telah diraih SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta.

“SMA Muhi saat ini telah berada di jalur yang benar melalui berbagai inovasi, peningkatan kualitas layanan, penguatan budaya kerja, serta transformasi sebagai Sekolah Unggul Garuda,” ujarnya.

Namun demikian, ia menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus terus dijaga dengan semangat kolaborasi, pelayanan prima, inovasi yang berkelanjutan, dan komitmen memberikan pengalaman terbaik bagi murid, orang tua, maupun masyarakat. Ia berharap seluruh GTK mampu mengimplementasikan hasil pelatihan dalam pekerjaan sehari-hari, sehingga SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta semakin dipercaya masyarakat sebagai sekolah yang unggul, humanis, adaptif, dan mampu mencetak generasi pemimpin masa depan yang berkarakter, berprestasi, serta berdaya saing global.

Yusron Ardi Darmawan, M.Pd

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *