Niat Kerja di Bali, Tiga Pemuda Terlunta di Lumajang BAZNAS Bantu

banner 2560316

TROBOS.CO | LUMAJANG – Niat hati ingin mengais rezeki di Pulau Dewata. Yang terjadi justru sebaliknya terlunta-lunta selama lima hari di Lumajang, Jawa Timur, tanpa uang dan tanpa tahu harus ke mana.

Itulah nasib yang dialami tiga pemuda perantau asal Jawa Barat: Trisno (38) dari Kabupaten Bogor, serta Somad (39) dan Sarjono (39) dari Bandung.

Ceritanya bermula dari sebuah tawaran pekerjaan yang terdengar menjanjikan menjaga kebun di Bali. Ketiganya berangkat dengan penuh harapan.

Tapi harapan itu kandas bahkan sebelum mereka sempat menyeberang ke Bali.

“Belum sempat nyebrang ke Bali, Pak. Tepatnya di Pelabuhan Ketapang, kami ditinggal,” kata Trisno saat ditemui di kantor BAZNAS Lumajang, Selasa (19/5/2026).

Di tengah perjalanan, mereka juga diminta membayar ongkos kendaraan dengan jumlah yang berbeda-beda. Trisno sendiri harus merogoh kocek Rp500 ribu. Sisa uang yang ada kemudian habis untuk makan selama terlantar.

“Ya, semua uang kami habis. Mau pulang juga tidak ada ongkos,” ujarnya dengan nada pasrah.

Dari Masjid ke Masjid, Sampai ke BAZNAS

Selama lima hari terlantar, Trisno dan dua rekannya berpindah dari satu masjid ke masjid lain untuk sekadar beristirahat dan berlindung dari panas dan hujan.

Hingga di sebuah masjid di Lumajang, takmir setempat menyarankan mereka mendatangi kantor BAZNAS.

“Alhamdulillah, BAZNAS menyambut kami. Kami diberi ongkos pulang. Terima kasih BAZNAS Lumajang,” ucap Trisno dengan lega yang sulit disembunyikan.

BAZNAS Tetap Waspada, Verifikasi Dulu

Bantuan memang diberikan tapi bukan tanpa proses. Salah satu staf BAZNAS Lumajang, Imron, menjelaskan bahwa pihaknya mensyaratkan surat keterangan dari kepolisian setempat sebelum bantuan disalurkan.

“Karena sebelumnya banyak modus seperti ini. Kami harus hati-hati, apalagi mereka bukan orang Lumajang,” terang Imron.

Langkah verifikasi itu bukan bentuk ketidakpercayaan tapi bentuk tanggung jawab agar amanah para muzaki benar-benar sampai kepada yang benar-benar membutuhkan.

Setelah surat keterangan diperoleh, bantuan ongkos kepulangan ke Jawa Barat pun diserahkan. Trisno, Somad, dan Sarjono akhirnya bisa pulang dengan selamat, meski dengan cerita yang tidak akan mudah mereka lupakan.

Lukman Hakim

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *