TROBOS.CO | LUMAJANG – Bikersmu Lumajang kembali menunjukkan bahwa komunitas motor bukan sekadar tentang hobi berkendara. Di balik deru mesin dan perjalanan di jalanan, ada semangat dakwah dan kepedulian sosial yang terus dijaga.
Senin, 9 Maret 2026, Bikersmu Lumajang kembali “melaju” untuk berbagi, kali ini bersinergi dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sukodono dan Lazismu dalam sebuah kegiatan sosial yang penuh makna.
Bertempat di Masjid At Taqwa, sebuah masjid baru milik PCM Sukodono yang berdiri di atas lahan kavling Perumahan Permata Hijau di Dusun Ketapang, Desa Kutorenon, kegiatan berbagi ini menjadi bukti nyata bahwa dakwah dapat dilakukan dengan berbagai cara.
Dalam kegiatan tersebut, Lazismu menyalurkan 25 paket sembako kepada warga sekitar, sementara Bikersmu Lumajang turut memberikan 15 paket peralatan shalat. Bantuan sederhana ini diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus mengajak mereka semakin dekat dengan masjid sebagai pusat kegiatan ibadah dan sosial.
Rangkaian kegiatan diawali dengan rapat bulanan internal PCM Sukodono yang membahas berbagai agenda dakwah dan pemberdayaan masyarakat. Setelah itu, suasana semakin khidmat dengan kultum yang disampaikan oleh Ustadz Yusuf Wibisono, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lumajang.
Dalam tausiyahnya, beliau mengingatkan bahwa dakwah tidak selalu harus melalui mimbar, tetapi juga dapat dilakukan melalui tindakan nyata yang membawa manfaat bagi sesama.
Aziz F, salah satu pengurus Bikersmu Lumajang, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan bagian dari dakwah bil hal—dakwah melalui perbuatan. Inilah yang menjadi ruh dari moto Bikersmu Lumajang, “Melaju Bersama Dakwah.”
Setiap perjalanan, setiap pertemuan, dan setiap kegiatan sosial diharapkan menjadi jalan untuk menebar kebaikan serta mempererat ukhuwah di tengah masyarakat.
Ketua PCM Sukodono, H. Satriya, menyambut gembira kolaborasi ini. Menurutnya, sinergi antara Bikersmu, Lazismu, dan PCM Sukodono sangat penting untuk memperkuat syiar dakwah, khususnya di sekitar Masjid At Taqwa yang masih baru.
Kehadiran kegiatan sosial seperti ini tidak hanya membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga memperkenalkan masjid sebagai pusat kegiatan dakwah, pendidikan, dan kepedulian sosial.
Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki cara untuk berdakwah sesuai dengan kemampuan dan lingkungannya. Bikersmu Lumajang telah membuktikan bahwa komunitas motor pun bisa menjadi jalan kebaikan.
Dengan semangat kebersamaan, mereka melaju bukan hanya menuju tujuan perjalanan, tetapi juga menuju tujuan yang lebih mulia: menebar manfaat, menguatkan persaudaraan, dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama meramaikan masjid.
Semoga langkah kecil ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak. Bahwa di tengah kesibukan hidup, selalu ada ruang untuk berbagi dan berbuat baik.
Karena pada akhirnya, perjalanan yang paling indah bukan hanya tentang sejauh mana kita melaju, tetapi tentang seberapa banyak kebaikan yang kita tinggalkan di sepanjang jalan. Inilah makna sejati dari “Melaju Bersama Dakwah.”
Nugroho Dwi Atmoko









