Syukuran Agustusan RW 2 Rogotrunan Lumajang Jadi Cermin Kerukunan Warga

banner 2560316

TROBOS.CO | Syukuran HUT RI ke-81 tahun 2026 di lingkungan RW 2 Rogotrunan, Lumajang, berlangsung khidmat sekaligus meriah. Tausiyah Agustusan disampaikan oleh H. Suharyo AP, SH, dan diikuti seluruh warga mulai dari RT 1 hingga RT 8.

Ketua RW 2 yang baru, Bapak Jafar, mengajak warga untuk terus hidup kompak dan rukun. “Kita jaga persatuan dan kesatuan warga,” tegasnya di hadapan warga yang hadir.

banner 300250

Ajakan Hindari Perbandingan Antar-RT

Dalam kesempatan tersebut, Jafar juga meminta warga menghindari kebiasaan membanding-bandingkan antara RT satu dengan RT lainnya, agar tidak menyinggung perasaan sesama warga. Bagi yang terlanjur memposting hal-hal yang berpotensi menyinggung perasaan orang lain, ia meminta agar konten tersebut segera dihapus.

“Kalau ada yang terlanjur memposting hal-hal yang menyinggung perasaan orang lain, dihapus saja,” pintanya.

Dalam memeriahkan peringatan HUT RI tersebut, warga secara mandiri membawa tumpeng dan berbagai macam jenis makanan untuk dinikmati bersama-sama. Suasana kebersamaan pun terasa hangat sepanjang acara berlangsung.

Menurut Suharyo, warga RW 2 selama ini betul-betul dikenal kompak dan rukun. “Kita pertahankan kondisi ini sampai kapan pun,” pintanya, menegaskan harapannya agar kerukunan tersebut terus terjaga di tengah dinamika warga.

Rangkaian Doa Bersama Dipimpin KH Mustafa Kamal

Rangkaian acara memperingati HUT RI ini diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan Yasin, tahlil, serta doa bersama yang dipimpin oleh KH Mustafa Kamal. Warga tampak antusias menyukseskan seluruh rangkaian acara tersebut.

Kegiatan berlangsung di sepanjang Jalan Irma Suryani, mulai dari Mushola Attaqwa hingga sisi barat RA Muslimat NU, yang menjadi titik kumpul warga dari berbagai RT.

Tiga Nikmat yang Diingatkan dalam Tausiyah

H. Suharyo AP, SH menyampaikan tausiyah Agustusan mengajak warga bersyukur atas nikmat kemerdekaan | Foto: Istimewa

Dalam tausiyah singkatnya, Suharyo mengajak warga untuk banyak bersyukur atas nikmat kemerdekaan yang telah diraih bangsa Indonesia. Ia mengingatkan bahwa nikmat Allah begitu banyak, salah satunya adalah nikmat hidup dan kehidupan itu sendiri.

“Hidup kita dibatasi waktu. Senyampang ada kesempatan, marilah kita benar-benar bersyukur kepada Allah atas semua nikmat yang diberikan kepada kita,” jelasnya.

Nikmat kedua yang diingatkan adalah adanya kebebasan berpikir dan kemerdekaan. Terkait dengan kemerdekaan Indonesia, warga diajak untuk mengisi pembangunan dengan kerja keras dan penuh pengorbanan, sebagaimana yang telah dilakukan para pendahulu bangsa.

Adapun nikmat yang paling penting, menurut Suharyo, adalah kebahagiaan dunia dan akhirat. Hal ini, katanya, harus terus diupayakan melalui ikhtiar, doa, serta tawakal kepada Allah SWT.

Tim Trobos.co

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *