Drone Spraying di Kampus Lumajang, Wajah Baru Pertanian Modern

banner 2560316

TROBOS.CO | Suara baling-baling drone perlahan memenuhi udara di halaman Universitas Lumajang. Beberapa mahasiswa mengangkat kepala, mengikuti pergerakan pesawat tanpa awak yang mulai terbang stabil di atas area praktik. Bagi mereka, ini bukan sekadar demonstrasi teknologi.

Hari itu, mereka sedang menyaksikan bagaimana wajah pertanian Indonesia sedang berubah.

Perubahan itulah yang menjadi semangat Pelatihan Drone Spraying Pertanian Modern yang diselenggarakan Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Lumajang bekerja sama dengan PT Agro Sentosa Banyuwangi, Rabu, 24 Juni 2026. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, diikuti puluhan mahasiswa Fakultas Pertanian.

Wakil Rektor Universitas Lumajang yang membuka kegiatan mengapresiasi sinergi antara kampus dan dunia industri ini. Menurutnya, kolaborasi semacam ini adalah salah satu langkah penting dalam mempercepat adopsi teknologi di sektor pertanian.

“Menjadi pelopor tentu tidak mudah. Namun dengan konsistensi, saya optimistis penerapan teknologi modern akan mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi sektor pertanian,” ujarnya.

Mewakili Dekan Fakultas Pertanian, Dr. Rusli, S.Pt., M.Agr., menegaskan bahwa penguasaan teknologi kini menjadi salah satu kompetensi wajib yang harus dimiliki lulusan perguruan tinggi pertanian.

“Fakultas Pertanian berkomitmen memberikan pelayanan terbaik melalui pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kami ingin menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dan keterampilan sehingga mampu bersaing di dunia kerja maupun dunia usaha,” katanya.

Rusli juga mengajak para mahasiswa untuk tidak ragu memilih dan menggeluti dunia pertanian. Baginya, sektor ini tidak akan pernah kehilangan relevansinya. “Selama manusia membutuhkan pangan, pertanian akan selalu menjadi sektor yang penting. Karena itu mahasiswa pertanian memiliki peluang besar untuk berkontribusi bagi pembangunan bangsa,” tegasnya.

Pelatihan tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas. Peserta mendapat pemaparan konsep precision agriculture sebelum kemudian turun langsung ke area praktik untuk mengoperasikan drone spraying secara nyata.

Sesi praktik mencakup seluruh tahapan: persiapan alat, pengisian tangki semprot, pengaturan sistem penerbangan, hingga simulasi penyemprotan di atas lahan. Bukan sekadar menyentuh dan mencoba, melainkan memahami alur kerja teknologi ini dari hulu ke hilir.

Melalui pelatihan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis, tetapi juga kecakapan praktis dalam mengoperasikan teknologi pertanian modern sekaligus memahami peluang besar yang terbuka di depan mereka ketika kelak terjun ke lapangan.

Dari halaman kampus di Lumajang, sebuah generasi petani baru sedang ditempa. Bukan dengan cangkul semata, tapi juga dengan drone yang melayang di udara.

Tim Trobos.co

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *