TROBOS.CO | Suasana Warung Apung Pondok Asri Sukodono, Rabu (11/3) sore, begitu meriah. Ruang joglo depan penuh dengan anak-anak yatim. Mereka diantar oleh Bu de atau neneknya menghadiri undangan berbuka puasa bersama dari keluarga dr. Edy Fuziantoro dan Bunda Dian Zara. Wajah anak-anak tampak ceria.
Anak-anak mendapat bingkisan dan uang tunai dari Bunda Dian. Sebenarnya mereka setiap bulan mendapat bantuan dari Bu Dian, tetapi biasanya diambil di kantor, tidak dikumpulkan seperti acara berbuka puasa bersama ini.
Sebelum bingkisan dan uang tunai diserahkan, anak-anak diminta tampil di atas panggung untuk diajak TikTokan bersama. Mereka ada yang masih usia TK, SD, SMP, bahkan SMA. Bu Dian tak kuasa menahan tawa ketika melihat anak-anak balita tiktokan dengan penuh kelucuan dan kepolosannya.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Edy Fuziantoro menyampaikan bahwa dirinya pernah diharapkan oleh orang tuanya menjadi tentara. Tetapi karena punya kendala gigi yang menyebabkan harus dicabut, akhirnya ia diarahkan menjadi seorang dokter oleh ayahnya, Bapak Suharyono.
“Dan Bapak saya sangat serius mengarahkan saya dalam dunia pendidikan untuk menjadi seorang dokter. Terbukti beliau yang mencarikan kos-kosan dan mengantarkan untuk urusan lain,” jelasnya mengenang.
Respons nenek dari anak yatim yang dibina Bunda Dian Zara mengaku sangat bersyukur atas bantuan dan binaan terhadap cucu mereka.
“Saya tidak bisa membayangkan bagaimana harus membiayai anak-anak karena saya tidak punya apa-apa dan juga cucu saya tidak punya orang tua,” jelas salah seorang yang menyampaikan testimoni sambil menangis.
Itu sebabnya, atas bantuan keluarga dr. Edy Fuziantoro, mereka mengucapkan terima kasih dan mendoakan agar diberikan kesehatan dan rezeki yang lancar.
Anak yatim yang dibina selama ini berasal dari beberapa kecamatan: Randuagung, Tempeh, Lumajang kota, Yosowilangun, Klakah, dan kecamatan lainnya.
Sementara itu, 20 anak yatim binaan dr. Edy Fuziantoro yang tinggal di pondok pesantren tidak diundang buka bersama karena sibuk dengan kegiatan belajar mereka.
Tim Trobos.co









