Peluang Bisnis Cacing Menggiurkan, BAZNAS Lumajang Tertarik Kembangkan ke Masyarakat

banner 2560316

TROBOS.CO | Siapa sangka, hewan kecil yang selama ini akrab dengan tanah basah dan kolam pancing itu menyimpan peluang bisnis yang jauh lebih besar dari yang dibayangkan kebanyakan orang.

Cacing. Dan permintaannya mencapai 8 ton per hari.

Angka itulah yang membuat pengurus BAZNAS Kabupaten Lumajang tertarik serius untuk mendalami budidaya cacing dan berencana mengembangkannya bersama masyarakat.

BAZNAS Undang Pakar untuk Cari Tahu Lebih Dalam

Untuk mendapat gambaran yang komprehensif, pimpinan BAZNAS Lumajang mengundang Dr. dr. Imanurdin, seorang pakar yang mendalami potensi budidaya dan bisnis cacing, untuk berbagi pengetahuan langsung kepada pengurus.

Ketua BAZNAS Kabupaten Lumajang, Drs. Nur Sjahid, mengatakan bahwa ketertarikan ini bukan sekadar iseng. BAZNAS ingin benar-benar memahami seluk-beluk budidaya cacing sebelum mengembangkannya ke tengah masyarakat sebagai salah satu program pemberdayaan ekonomi umat.

Pasar Besar yang Belum Banyak Disentuh

Dr. dr. Imanurdin membuka sesi dengan fakta yang langsung mengejutkan para peserta.

Permintaan cacing di pasar saat ini sangat besar — mencapai 8 ton per hari. Tapi ironisnya, peluang sebesar itu belum banyak diketahui masyarakat, apalagi dimanfaatkan secara serius.

“Peluangnya sangat menjanjikan,” tegasnya.

Cacing memiliki beragam kegunaan mulai dari bahan baku pakan ternak, bahan farmasi, hingga kebutuhan industri lainnya yang membuat permintaannya terus tinggi dan stabil.

Perkembangan Cepat, Modal Terjangkau

Yang membuat budidaya cacing semakin menarik adalah kecepatan perkembangannya yang luar biasa.

Dengan modal bibit 1 kilogram di bulan pertama, memasuki bulan kedua sudah berkembang menjadi 3 kilogram. Bibit 2 kilogram akan menjadi 4 kilogram di bulan kedua, dan melonjak menjadi 8 kilogram di bulan keempat.

Dengan pertumbuhan yang begitu cepat dan permintaan pasar yang tidak pernah sepi, budidaya cacing dinilai sangat tepat untuk dikembangkan — terutama bagi masyarakat yang membutuhkan sumber penghasilan tambahan dengan modal awal yang relatif terjangkau.

BAZNAS Siap Salurkan ke Warga yang Berminat

Setelah mendengar paparan lengkap dari Dr. dr. Imanurdin, BAZNAS Lumajang menyatakan kesiapannya untuk mengembangkan program ini kepada masyarakat yang berminat.

Program ini sejalan dengan semangat BAZNAS Lumajang di bawah kepemimpinan Nur Sjahid untuk tidak hanya menyalurkan dana ZIS secara konsumtif, tapi juga mendorong kemandirian ekonomi umat secara berkelanjutan.

Tim Trobos.co

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *