Hisab Sebagai Tanda Kekuasaan Tuhan dan Hubungannya dengan Digitalisasi Era Modern

banner 2560316

TROBOS.CO | Manusia sebagai makhluk yang terus menerus setiap saat berpikir (homo sapiens) disuruh Al-Qur’an untuk memikirkan tentang tanda-tanda kekuasaan Tuhan di alam semesta. Hal ini sebagai jalan untuk dimanfaatkan manusia sebagai alat memenuhi kebutuhan hidupnya.

Allah berfirman dalam QS. Fushilat: 53:

“Kami akan memperlihatkan kepada mereka sebagian tanda-tanda kekuasaan Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri.”

Ufuk dan Diri Manusia sebagai Objek Pemikiran

Adapun ufuk adalah benda langit, bumi, kosmos, di mana data alam dikumpulkan sensor satelit lalu dipetakan sebagai big data. Dan pada diri manusia ialah adanya tubuh, akal, jiwa, yang kemudian dapat dianalisis dengan bantuan biometrik dan AI.

Keteraturan Alam dan Hisab Modern

Adanya keteraturan dalam penciptaan alam semesta disebutkan dalam QS. Al-Anbiya: 33:

“Dialah yang menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut garis edarnya.”

Melalui perhitungan atau hisab modern, kita bisa menghitung secara akurat dan presisi tinggi, seperti keberadaan bintang, matahari, pergerakan bulan, posisi hilal, fase bulan, awal bulan hijriah yang bisa diprediksi sampai detik dan keberadaan lokasinya.

Kaitan Hisab dan STEM

Di dalam hisab modern membutuhkan pengetahuan dasar STEM (Sains, Teknologi, Engineering, Matematika):

  • Matematika: posisi bulan dan bumi, sudut ketinggian hilal, konjungsi dan elongasi.

  • Fisika dan Astronomi: gerak orbit, gravitasi, pergerakan langit relatif terhadap bumi.

  • Teknologisoftware simulasi, peta visibilitas hilal, kalibrasi instrumen observasi.

Hubungan Hisab dengan Waktu

Waktu adalah sesuatu yang amat berharga dan terbatas serta tak bisa diulang. Dalam dunia bisnis, logistik, dan transportasi, diperlukan hisab dan waktu untuk planning. Sistem modern membutuhkan adanya kepastian, karena itu kalender sangat diperlukan. Kebutuhan akan sistem yang efektif dan efisien sangat memerlukan suatu perhitungan dan petunjuk waktu.

Hisab dan waktu juga diperlukan pada sistem penerbangan modern. Pemakaian hisab dan waktu, dari pengamatan langit, lalu menjadi teknologi canggih seperti GPS (Global Positioning System) .

Pelajaran dari QS. Al-Ashr

Menjadi petunjuk dalam menjalani kehidupan tentang hubungan hisab dan waktu berkaitan dengan QS. Al-Ashr:

“Demi waktu. Sesungguhnya manusia berada dalam kerugian. Kecuali orang yang beriman, yang saling berpesan dalam kebenaran dan saling berpesan dalam kesabaran.”

Pernyataan bahwa sesungguhnya manusia berada dalam kerugian berkaitan dengan waktu yang dijalaninya. Namun menjadi perkecualian bagi orang-orang beriman yang saling berpesan memberi informasi tentang adanya keyakinan kebenaran yang berbasis pemahaman berdasar petunjuk Al-Qur’an yang mengandung kepastian, di mana berisi pedoman berdasar perhitungan atau hisab.

Ada empat kata kunciwaktu, kerugian, kebenaran, dan kesabaran. Waktu perlu dipergunakan dengan baik dan benar setelah diberi pengetahuan dari tanda alam, dengan disertai kewaspadaan dan tidak dilalaikan yang menjadi penyebab kerugian pada saat ini serta saat masa mendatang.

Digitalisasi: Hisab Modern Digunakan Secara Meluas

Dengan adanya kemajuan teknologi saat ini, unsur pemakaian digitalisasi yang merupakan hisab modern digunakan secara meluas, berupa:

  • Semua aktivitas bisa menjadi data yang merupakan jejak digital

  • Waktu bisa diukur, dianalisis, dan dioptimalkan

  • Produktivitas bisa dihitung lewat aplikasi, algoritma, dan AI

Urgensi Kalender Global Tunggal

Oleh karena itu, sangat dimungkinkan pembuatan kalender global bersifat tunggal yang:

  • Menjadikan komunikasi global bersifat real time

  • Informasi bisa disiarkan langsung seluruh dunia

  • Tidak terbatas wilayah lokal

  • Berdasarkan integrasi kalender digital

Contoh pada kalender di HP seperti jadwal shalat, awal bulan Ramadhan, dan lainnya.

Manfaat Kalender Global

Adapun manfaat yang didapat dari kalender global:

  • Adanya kepastian waktu global dengan penentuan kalender jauh hari

  • Menetapkan jadwal pada manajemen waktu untuk perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi

  • Berguna untuk transportasi dan logistik bisnis internasional

  • Mendukung aktivitas global:

    • Penerbangan dan navigasi (penentuan waktu dan arah)

    • Teknologi dan satelit (orbit, sistem GPS)

    • Tidak terkendala cuaca, lokasi, dan kesalahan pengamatan manusia

  • Mendorong integrasi ilmu dan agama

Penutup

Dengan melihat banyaknya manfaat nyata yang sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi masa kini, serta pemakaiannya yang selaras dengan Al-Qur’an, maka kita yakin kalender hijriah global tunggal dapat dipergunakan dan akan ikut mendukung dalam mewujudkan kemajuan peradaban manusia di muka bumi.

Ir. Widodo Djaelani, alumni Universitas Muhammadiyah Malang.

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *