Kebutuhan Dai Belum Terpenuhi, Dewan Dakwah Jatim Bergerak

banner 2560316

TROBOS.CO | Lima ratus pengurus Dewan Dakwah dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur berkumpul dalam satu momentum besar Haflah Ied 1447 H di Pesantren Wali Songo Ngabar, Ponorogo, Ahad (26/4/2026).

Tema yang diusung terasa bukan sekadar slogan: “Merajut Ukhuwah, Meneguhkan Dakwah untuk Kedaulatan Indonesia.”

Dan di forum itulah, Ketua Dewan Dakwah Jawa Timur, KH. Dr. Fathurrahman, M.Pd.I, menyampaikan sesuatu yang perlu didengar dengan serius.

KH. Fathurrahman membuka fakta yang selama ini mungkin belum banyak disadari. Kebutuhan dai di lingkungan Dewan Dakwah Jawa Timur saat ini mencapai sekitar 500 orang. Tapi yang tersedia baru sekitar 100 orang.

Sekitar 500 pengurus Dewan Dakwah dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur menghadiri Haflah Ied 1447 H di Pesantren Wali Songo Ngabar, Ponorogo. | Foto: Tim Trobos.co

Artinya, ada lebih dari 400 posisi yang kosong. Ada ratusan wilayah yang belum terjangkau. Ada umat yang belum tersapa.

Itulah mengapa forum berkumpulnya pengurus Dewan Dakwah se-Jawa Timur ini ia manfaatkan sepenuhnya untuk menggugah semua pihak agar serius menyiapkan kader dai terutama dari pesantren-pesantren binaan Dewan Dakwah.

Dewan Dakwah Jawa Timur tidak tinggal diam. Selama ini, untuk mengisi kekosongan dai di daerah-daerah yang membutuhkan, organisasi ini aktif berkolaborasi dengan ormas Islam dan jaringan pesantren di seluruh Jawa Timur.

Hasilnya tidak mengecewakan. Dari 52 pesantren binaan keluarga besar Dewan Dakwah di Jawa Timur, banyak yang menyatakan kesiapan untuk mendukung program kaderisasi dai.

KH. Fathurrahman menyebut sejumlah pesantren yang siap berkolaborasi, di antaranya Pesantren Al Ishlah Bondowoso, Al-Fatah, Pesantren Paciran Lamongan, Pesantren Maskumambang Gresik, Pesantren Al Amin Prenduan, Pesantren Persis Bangil, dan pesantren-pesantren lainnya.

Jaringan ini adalah modal besar. Jika dikelola dengan baik, kekurangan 400 dai itu bukan hal yang mustahil untuk dipenuhi.

Di penghujung forum, KH. Fathurrahman mengajak seluruh pengurus Dewan Dakwah yang hadir untuk tidak sekadar pulang membawa semangat sesaat.

Ia menyerukan satu komitmen bersama: menyelamatkan Jawa Timur dan Indonesia dengan dakwah — dengan kader yang disiapkan, jaringan yang dirawat, dan gerakan yang tidak pernah berhenti bergerak.

Tim Trobos.co

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *