TROBOS.CO | Muslimat Dewan Dakwah Jawa Timur kembali menggelar agenda kemanusiaan dengan menyasar enam titik di Kabupaten Lumajang. Rangkaian kegiatan ini memadukan tiga hal sekaligus: bakti sosial, pengajian, dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga.
Tahap perdana dilaksanakan di Desa Bulurejo, Kecamatan Tempursari, pada Ahad, 11 Juni 2026. Lokasinya dipusatkan di Masjid Darul Arqom, sebuah masjid yang sejak pagi sudah dipadati warga yang ingin mengikuti acara.
Sejak pukul 07.30 WIB, warga mulai berdatangan menuju Masjid Darul Arqom. Suasana terlihat hangat, dengan banyak warga yang mengaku senang bisa mengikuti rangkaian acara tersebut secara langsung.
Tak sedikit pula yang menyampaikan harapan agar kegiatan semacam ini bisa terus berlanjut di masa mendatang. Antusiasme warga ini menjadi gambaran betapa kegiatan sosial seperti ini masih sangat dibutuhkan, terutama di wilayah-wilayah pelosok seperti Tempursari.
Setelah Tempursari, agenda berikutnya akan bergulir ke Desa Tumpang, Kecamatan Candipuro. Selanjutnya, kegiatan akan dilanjutkan ke Kecamatan Gucialit dengan 100 paket bantuan, Kecamatan Senduro sebanyak 80 paket, lalu Kecamatan Kunir dan Kecamatan Lumajang masing-masing dengan 100 dan 120 paket.
Setiap paket bantuan berisi kebutuhan pokok yang cukup lengkap, mulai dari beras 3 kilogram, gula 1 kilogram, minyak goreng klentik 1 botol, hingga tiga bungkus mi instan. Menurut Pengurus Dewan Dakwah Kabupaten Lumajang, Drs. Urip, seluruh rangkaian kegiatan pemberian sembako, pengajian, dan pemeriksaan kesehatan ini ditargetkan rampung pada 28 Juni mendatang.
Di sela acara, Ketua Dewan Dakwah Kecamatan Tempursari, Ustad Seno Hadi, menyampaikan rasa terima kasih kepada Muslimat Dewan Dakwah Jawa Timur atas kontribusinya. Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu masyarakat dan disambut dengan rasa bahagia oleh warga setempat.
Ia juga mengungkapkan rencana besar Dewan Dakwah Kecamatan Tempursari untuk merenovasi rumah tahfidz yang berlokasi tepat di depan Masjid Darul Arqom. “Rumah tahfidz ini nantinya akan digunakan untuk kegiatan pengkaderan santri penghafal Al-Quran. Selain itu, kalau ada tamu dari luar kota, mereka juga bisa bermalam di sana,” jelasnya.
Selain bakti sosial dan layanan kesehatan, kegiatan di Masjid Darul Arqom juga diisi dengan pengajian yang berlangsung khidmat namun tetap santai. Tausiyah dalam kesempatan tersebut disampaikan oleh Ustad Drs. H. Yosie Sudarso, yang mengangkat tema pentingnya menegakkan salat lima waktu, membudayakan sikap saling berbagi, serta memperbanyak amal sholeh.
Yosie, yang merupakan mantan Sekretaris DPRD Kabupaten Lumajang, berharap kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Ia juga menyatakan dukungannya terhadap rencana renovasi rumah tahfidz, dengan harapan semakin banyak kegiatan keagamaan yang bisa digelar di tempat tersebut.
Dari masjid kecil di Bulurejo, semangat berbagi ini diharapkan menjadi pemantik bagi desa-desa lain di Lumajang untuk turut menghidupkan tradisi gotong royong dan kepedulian sosial yang serupa.
Tim Trobos.co









