Baznas Gelontorkan 1,2 Juta Liter Air Bersih, 14 Titik Kekeringan di Lumajang Jadi Sasaran

banner 2560316

TROBOS.CO | Kekeringan mulai menjadi persoalan serius di sejumlah wilayah Jawa Timur. Menjawab kebutuhan masyarakat akan air bersih, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Timur bersama Baznas kabupaten/kota bergerak menyalurkan bantuan 1,2 juta liter air bersih ke daerah-daerah terdampak kekeringan.

Kabupaten Lumajang menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian. Sedikitnya 14 titik wilayah kekeringan di Lumajang telah masuk dalam jadwal pendistribusian bantuan air bersih Baznas.

banner 300250

Sejumlah wilayah yang menjadi sasaran di antaranya Desa Jengrong, Desa Meninjo Kecamatan Ranuyoso, Desa Sawaran Lor Kecamatan Klakah, serta Desa Bedayu Talang Kecamatan Senduro.

“Di Lumajang sudah terjadwal ada 14 titik yang bakal menerima bantuan air bersih dari Baznas,” terang Koordinator Lapangan, Ahmad Fauzi, Senin (5/10/2026).

Menurut Fauzi, distribusi air bersih di Lumajang dilakukan selama empat hari, mulai Senin (5/10/2026) hingga Kamis (8/10/2026). Pada hari pertama, distribusi menyasar sejumlah titik yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

“Hari ini kami menyalurkan di empat titik kekeringan, yakni Desa Jengrong, Dusun Blibir, Dusun Tumpeng, Dusun Gumuling, dan Dusun Krajan,” jelasnya.

Fauzi menegaskan, penentuan lokasi penerima bantuan tidak dilakukan secara sembarangan. Baznas berkoordinasi dengan pemerintah daerah, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), untuk memastikan bantuan benar-benar menyentuh wilayah yang membutuhkan.

“Bersama BPBD kami koordinasi, agar bantuan tidak tumpang tindih,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II Baznas Jawa Timur Bidang Pendistribusian, Afif Amrullah, mengatakan, bantuan air bersih merupakan bentuk kepedulian Baznas terhadap masyarakat yang menghadapi dampak kekeringan.

“Dampak cuaca El Nino, banyak daerah yang mengalami kekeringan,” katanya.

Menurut Afif, kondisi tersebut membutuhkan langkah cepat dan kolaboratif. Karena itu, Baznas Jawa Timur bersama Baznas kabupaten/kota mengambil peran untuk membantu masyarakat memenuhi salah satu kebutuhan paling mendasar, yakni air bersih.

“Dari situasi itu, Baznas Jawa Timur bersama Baznas kabupaten/kota dipandang perlu untuk mengambil langkah membantu pendistribusian air bersih,” ujarnya.

Ia berharap bantuan tersebut mampu meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi krisis air akibat kekeringan.

“Semoga dengan bantuan 1,2 juta liter air bersih ini sedikit bisa memberikan solusi,” pungkasnya.

Langkah Baznas ini menjadi bagian dari respons kemanusiaan untuk memastikan masyarakat di wilayah terdampak kekeringan tetap mendapatkan akses air bersih. Di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, bantuan tersebut sekaligus menegaskan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dapat hadir secara nyata untuk menjawab persoalan masyarakat.

Lukman Hakim

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *