TROBOS.CO | Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lumajang terus berinovasi memperkuat jejaring kebaikan di tengah masyarakat. Kali ini, BAZNAS berkolaborasi bersama Pemerintah Daerah, HIPMI, KADIN, GEKRAFS, dan HKTI menggagas sebuah gerakan filantropi baru bertajuk “Lumajang Bersedekah”.
Gagasan mulia ini secara resmi digelorakan langsung di tengah ribuan jemaah yang hadir dalam acara Lumajang Bersholawat di Stadion Semeru, malam ini, Ahad (20/9/2026). Momentum religius tersebut sengaja dipilih sebagai titik awal untuk memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi rezeki bagi sesama.
Merangkul Semua Elemen Masyarakat
Gerakan ini diinisiasi sebagai langkah strategis untuk merangkul seluruh elemen masyarakat, mulai dari instansi pemerintah, sektor swasta, hingga individu, agar bersama-sama membangun budaya berbagi yang berkelanjutan. Tujuannya jelas: memperluas jangkauan kesejahteraan sosial sekaligus mengentaskan berbagai persoalan kemiskinan di Kabupaten Lumajang.
“Gerakan ‘Lumajang Bersedekah’ bukan sekadar mengumpulkan dana, tetapi tentang bagaimana kita merajut kepedulian sosial secara kolektif. Ketika sedekah menjadi kebiasaan sehari-hari, maka keberlangsungan kesejahteraan masyarakat Lumajang yang mandiri dan bermartabat akan lebih cepat terwujud,” ujar A. Luqman Hakim di hadapan para jemaah di Stadion Semeru.
Empat Fokus Utama Gerakan
Gerakan “Lumajang Bersedekah” menyasar empat fokus utama. Pertama, pemberdayaan ekonomi umat, yakni mengubah status mustahik atau penerima zakat menjadi muzaki atau pemberi zakat, melalui program modal usaha produktif dan pendampingan UMKM.
Kedua, pengentasan kemiskinan ekstrem, dengan mempercepat penanganan kantong-kantong kemiskinan melalui bantuan tepat sasaran yang bersinergi dengan program pemerintah daerah. Ketiga, penguatan akses layanan dasar, berupa dukungan peningkatan kualitas hidup masyarakat di bidang pendidikan lewat beasiswa dhuafa dan kesehatan lewat bantuan berobat bagi warga kurang mampu.
Keempat, penguatan solidaritas sosial, dengan membangun budaya gotong royong dan kepedulian antarsesama warga Lumajang melalui kampanye sedekah harian yang mudah dan inklusif bagi siapa saja.
Mengajak Seluruh Elemen Berpartisipasi
Melalui peluncuran gagasan di tengah lautan jemaah sholawat ini, BAZNAS Lumajang mengajak seluruh masyarakat, tokoh agama, komunitas, serta dunia usaha untuk berpartisipasi aktif. Harapannya, gerakan “Lumajang Bersedekah” dapat menjadi motor penggerak kebaikan yang membawa berkah dan kemajuan bagi seluruh warga Kabupaten Lumajang.
A. Luqman Hakim menjelaskan, BAZNAS sendiri merupakan lembaga resmi yang dibentuk pemerintah untuk mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara profesional, transparan, dan akuntabel guna meningkatkan kesejahteraan umat.
“Senyum para mustahik adalah kebahagiaan bagi kita,” tegas Pimpinan BAZNAS Lumajang Bidang Pengumpulan itu, menutup keterangannya di tengah gegap gempita Lumajang Bersholawat malam itu.
Lukman Hakim










