TROBOS.CO | Puluhan kakek dan nenek warga RW 1 Kelurahan Kepuharjo, Lumajang, menggelar upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI ke-81, Senin pagi kemarin. Upacara yang digelar di lokasi Pawon Urip itu berlangsung sederhana, khidmat, dan penuh semangat, meski hampir seluruh pesertanya sudah berusia lanjut.
Seperti layaknya upacara pengibaran bendera pada umumnya, acara diawali dengan mengumpulkan para lansia untuk berdiri tegap di lapangan. Ada komandan upacara, inspektur upacara yang membacakan teks proklamasi, petugas pengibar bendera, dirijen lagu kebangsaan, hingga pembaca doa, lengkap sebagaimana upacara resmi pada umumnya.
Petugas Upacara Rata-rata Berusia di Atas 60 Tahun

Menariknya, para petugas upacara ini umumnya adalah lansia yang usianya rata-rata di atas 60 tahun. Inspektur upacara dipimpin oleh Ketua RT, Drs. Utomo, pensiunan pejabat Dinas Pertanian (Disperta). Komandan upacara dipercayakan kepada Edi Siswanto, seorang karyawan swasta.
Pembawa acara dipegang oleh Sri Rahayu, pensiunan guru, sementara pembaca teks Pancasila dilakoni Hari Siswahyudi, mantan kepala sekolah yang juga dikenal sebagai tokoh Pramuka. Adapun pembaca doa dipercayakan kepada Syamsul Munir, mantan wakil rektor Universitas Lumajang (Unilu). Hanya satu-dua orang petugas upacara yang usianya masih di bawah 50 tahun.
Peserta dari Pensiunan PNS hingga Takmir Masjid
Peserta upacara sebagian besar berasal dari para pensiunan PNS dari berbagai instansi pemerintah dan swasta. Selain itu, hadir pula takmir masjid dan musala, dokter, hingga jurnalis yang tinggal di wilayah RW 1 Kepuharjo.
Mereka mengenakan beragam pakaian, ada yang lengkap dengan sepatu, namun tidak sedikit pula yang cukup mengenakan sandal. Sebagian peserta bahkan disediakan kursi khusus, mengingat kondisi kesehatan mereka yang tidak lagi memungkinkan untuk berdiri terlalu lama. Upacara itu sendiri berlangsung sekitar 30 menit, cukup singkat namun tetap khidmat hingga selesai.
Usai upacara, kegiatan ditutup dengan sarapan nasi bungkus bersama, dilanjutkan dengan pembagian hadiah dari berbagai perlombaan yang telah digelar sebelumnya.
Tradisi yang Sudah Berlangsung Bertahun-tahun
Menurut Imam Supriyono, M.Si., mantan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Lumajang, kegiatan ini sudah lama diadakan setiap tahun oleh warga setempat. “Mungkin jarang ada upacara 17-an oleh para lansia di tingkat RT RW daerah lain,” tutur Imam.
Selain upacara 17-an, warga RT RW 01 Kepuharjo, Lumajang, juga menyelenggarakan serangkaian kegiatan lain untuk memeriahkan HUT RI ke-81, di antaranya jalan sehat, berbagai perlombaan menarik, hingga syukuran malam tanggal 17.
Shodiq Syarif







