TROBOS.CO | SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta sukses menuntaskan rangkaian cabang lomba basket dalam ajang Moehi National Competition (MONACO) #11 Tahun 2026. Babak final kategori putra digelar di Grha As Sakinah SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Rabu (29/7/2026) pukul 19.00 WIB, mempertemukan SMP Hagios School of Life melawan SMP Budi Utama.
Laga puncak itu menjadi penutup kompetisi basket yang telah bergulir sejak 25 Juli 2026 dan diikuti sekolah-sekolah tingkat SMP dari berbagai daerah. Seluruh pertandingan kategori putri turut rampung lebih dahulu, sehingga cabang basket MONACO #11 resmi berakhir dengan penuh semangat, persaingan sehat, dan antusiasme tinggi dari peserta, pendamping, maupun suporter yang memadati arena pertandingan.
Kompetisi basket MONACO #11 diikuti 17 tim, terdiri atas 12 tim putra dan 5 tim putri tingkat SMP. Kategori putra dibagi ke dalam empat grup, yakni Grup A, B, C, dan D, masing-masing berisi tiga tim. Sementara kategori putri menggunakan sistem satu grup yang diikuti lima tim.
Seluruh pertandingan penyisihan berlangsung pada 25–27 Juli 2026 di Grha As Sakinah. Juara dan runner-up setiap grup pada kategori putra melaju ke babak perempat final yang digelar 28 Juli 2026 dengan sistem gugur, sebelum akhirnya menyisakan dua tim terbaik di partai final. Adapun kompetisi putri diselesaikan lebih awal dengan format setengah kompetisi dalam satu grup, di mana seluruh tim saling berhadapan untuk menentukan klasemen akhir berdasarkan perolehan poin terbanyak.
Kepala SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Drs. H. Herynugroho, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, wasit, official, peserta, serta sekolah-sekolah yang berpartisipasi sehingga MONACO #11 cabang basket dapat berjalan lancar. Menurutnya, olahraga bukan sekadar ajang mencari kemenangan, melainkan juga sarana pembentukan karakter generasi muda.
“Nilai sportivitas, disiplin, tanggung jawab, kerja sama, rasa hormat kepada lawan, kejujuran, dan kemampuan menerima hasil pertandingan merupakan karakter penting yang harus dimiliki setiap atlet,” tegas Herynugroho.
Herynugroho menjelaskan bahwa MONACO #11 mengusung tema “Conquer the Galaxy, Appear as the Starlight”. Tema ini memuat makna keberanian, perjuangan, dan kekuatan untuk bersinar layaknya bintang di tengah gelapnya malam, sekaligus meraih kemenangan lewat proses yang penuh usaha.
Filosofi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh peserta agar tidak mudah menyerah menghadapi tantangan. Setiap perlombaan, menurutnya, bukan semata soal menjadi juara, melainkan tentang keberanian mencoba, konsistensi berlatih, semangat pantang menyerah, hingga kemauan terus berkembang menjadi pribadi yang unggul dan berkarakter.
Meski cabang basket telah resmi rampung, rangkaian MONACO #11 masih terus berlanjut. Panitia masih membuka pendaftaran berbagai cabang lomba hingga Agustus 2026.
Untuk jenjang SMP–SMA secara daring, tersedia lomba Poster Online, Esai, dan Cipta Puisi. Cabang semi-hybrid meliputi Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) dan Free Fire. Sementara untuk jenjang SMP/MTs tersedia Olimpiade IPA, Olimpiade IPS, Olimpiade Matematika, Fotografi, Tapak Suci Seni, Tapak Suci Fighting, MHQ, dan CCAI. Adapun cabang hybrid yang masih dapat diikuti antara lain Dai Muda, Speech Contest, MTQ, Story Telling, dan Solo Vokal. Seluruh cabang itu dirancang sebagai wadah bagi pelajar untuk mengembangkan potensi akademik, seni, olahraga, teknologi, maupun kemampuan keagamaan dalam satu kompetisi berskala nasional.
Melalui penyelenggaraan MONACO #11, SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya sebagai sekolah yang memberi ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk berprestasi, berkolaborasi, dan membangun karakter unggul. Kesuksesan cabang basket diharapkan menjadi inspirasi bagi peserta dari berbagai daerah untuk turut ambil bagian dalam cabang lomba lain yang masih berlangsung. Informasi lengkap mengenai ketentuan, jadwal, dan pendaftaran MONACO #11 dapat diakses melalui laman resmi linktr.ee/MONACOSMAMUHI.
Dengan semangat “Conquer the Galaxy, Appear as the Starlight”, MONACO #11 diharapkan terus melahirkan bintang-bintang muda Indonesia yang berprestasi, berintegritas, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Yusron Ardi Darmawan, M.Pd










