TROBOS.CO | Bagi warga yang sehari-hari melintas di jalur Tulungagung–Trenggalek, ada kabar yang perlu dicermati. Jembatan Gondang 1 resmi ditutup total mulai Selasa, 2 Juni 2026 pukul 14.00 WIB dan penutupan ini bukan untuk waktu yang singkat.
Selama kurang lebih enam bulan ke depan, hingga Desember 2026, jembatan yang berdiri di Desa Ngrendeng, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung itu akan dibongkar dan dibangun ulang dari nol. Bukan sekadar perbaikan biasa melainkan penggantian konstruksi secara menyeluruh.
Keputusan menutup total jembatan ini bukan tanpa alasan kuat. Berdasarkan kajian teknis Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali, struktur bawah Jembatan Gondang 1 telah mengalami kerusakan serius dan masuk kategori merah status paling kritis dalam penilaian kelayakan infrastruktur.
Ditambah lagi, usia jembatan yang sudah melampaui 40 tahun menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan. Pemerintah akhirnya memutuskan untuk tidak sekadar menambal, melainkan membangun ulang dengan konstruksi yang lebih kuat dan modern. Proyek ini menelan anggaran sekitar Rp9,2 miliar dan ditargetkan rampung akhir November 2026.
Penutupan ini sebenarnya tidak berjalan mulus sejak awal. Jadwal sempat mundur akibat keterlambatan kedatangan alat berat dari pihak kontraktor pelaksana. Namun sejak 2 Juni lalu, proses pembangunan akhirnya resmi dimulai.
Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Mohammad Taufik Nabila menegaskan bahwa seluruh akses melalui jembatan tersebut ditutup penuh selama proses pembangunan berlangsung. Pengamanan dan rekayasa lalu lintas melibatkan Satlantas Polres Tulungagung, Dinas Perhubungan, serta sejumlah instansi terkait lainnya.
Bagi pengguna jalan yang terdampak, beberapa rute pengalihan telah disiapkan. Kendaraan roda dua dan roda empat bisa memanfaatkan jalur melalui wilayah Gondang, Kalangbret, serta sejumlah ruas jalan kabupaten lainnya. Sementara kendaraan bertonase besar diarahkan melalui rute yang lebih panjang, demi mengurangi beban pada jalur alternatif yang ada.
Petugas juga telah memasang rambu-rambu pengalihan arus dan berjaga di titik-titik strategis untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama masa konstruksi.
Pemerintah mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mematuhi rekayasa lalu lintas yang telah ditetapkan. Jembatan baru Gondang 1 ditargetkan kembali dibuka untuk umum pada Desember 2026 lebih kokoh, lebih aman, dan siap melayani lalu lintas Tulungagung–Trenggalek untuk puluhan tahun ke depan.
Tim TROBOS.CO







