TROBOS.CO | Wahyu kecil mungkin tidak menyangka hari itu namanya akan kembali disebut kali ini bukan karena tiang bendera, tapi karena pelukan seorang bupati.
Selasa (12/5/2026) siang, SDN Blukon, Kecamatan Lumajang, kedatangan tamu istimewa: Bupati Lumajang Ir. Indah Amperawati dan Wakil Bupati Yudha Aji Kusuma yang akrab disapa Mas Wabup dalam rangka kegiatan Setor Madu (Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu).
Di tengah riuhnya sambutan siswa, Bunda Indah mengenali satu wajah kecil di kerumunan itu.
Wahyu bocah kelas 2 yang sepuluh hari lalu sempat membuat seluruh warga sekolah tercengang dengan aksi memanjat tiang bendera setinggi 10 meter saat upacara Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026 berdiri di antara teman-temannya.
Bunda Indah langsung menghampirinya. Ia memeluk bocah itu sambil mengelus kepalanya dengan hangat.
“Oh ini toh yang memanjat tiang bendera. Kecil, mungil, tapi pemberani,” ucap Bunda Indah dan seisi halaman sekolah langsung riuh.
Bunda Indah dan Mas Wabup sudah bersiap untuk beranjak pergi tapi para murid belum rela melepas. Beberapa anak maju ingin membacakan pantun.
Wahyu tidak mau ketinggalan. Dengan percaya diri dan logat Madura yang kental, ia melantunkan pantunnya:
“Ubur-ubur ikan lele, Bunda Indah radin sarah lee!”
Radin sarah lee cantik sekali dalam bahasa Madura. Tawa dan tepuk tangan langsung memenuhi halaman SDN Blukon.
Kunjungan hari itu terasa lebih istimewa dari biasanya. Bulan Mei ini adalah bulan ulang tahun Bunda Indah yang ke-60 dan para siswa SDN Blukon tidak melewatkan momen itu.
Lantunan sholawat, pembacaan puisi, hingga ucapan selamat ulang tahun yang penuh semangat dari para murid membuat suasana semakin meriah.
“Kebetulan Bunda di bulan ini ulang tahun ke-60. Jadi siswa-siswa langsung mengucapkan selamat,” terang Kepala Sekolah SDN Blukon, Hamidah, S.Pd.
Kemeriahan hari itu tidak berhenti di sana. Bunda Indah dan Mas Wabup bergantian memasangkan sepatu baru kepada 12 murid yang mendapatkannya satu per satu, dengan tangan mereka sendiri.
BAZNAS Kabupaten Lumajang pun ikut menghadirkan berkah tersendiri. Di tengah kunjungan itu, sekolah menerima bantuan dana rehab musala sebesar Rp5 juta.
“Berkat kunjungan Bunda, sekolah kami dapat berkah,” ujar Pak Ibad, guru PAI SDN Blukon dengan senyum yang sudah cukup bercerita segalanya.
Lukman Hakim









