SMA Muhi Lepas 421 Lulusan, Bukti 736 Prestasi Sekolah Unggulan

banner 2560316

TROBOS.CO | Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menjadi saksi sebuah momen yang tidak mudah dilupakan, Kamis (7/5/2026) pagi. Sebanyak 421 murid kelas XII SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta yang akrab disebut SMA Muhi resmi dilepas dalam kegiatan Pelepasan Murid Kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026.

Khidmat, meriah, dan penuh kebanggaan. Begitu suasana yang menyelimuti acara yang berlangsung sejak pukul 06.30 WIB hingga selesai itu.

Ketua panitia, Bayu Dwi Pinto Kurniawan, S.Sos., membuka dengan kalimat yang tepat sasaran.

“Pelepasan ini menjadi simbol perjuangan panjang yang telah dilalui bersama. Banyak tantangan yang dihadapi, namun seluruh murid mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik dan penuh semangat,” ujarnya.

Bagi Bayu, keberhasilan para lulusan bukan semata soal nilai atau ijazah. Yang lebih penting adalah proses pembentukan karakter, kedisiplinan, dan daya juang yang terasah selama tiga tahun. Dan itu yang paling sulit diukur tapi paling nyata terasa.

Plt. Kepala Sekolah, Drs. H. Herynugroho, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat sekaligus menitipkan pesan yang terasa seperti kompas untuk perjalanan ke depan.

“Tantangan digital, AI, dan globalisasi yang bergerak cepat sedang menanti kalian. Namun kalian telah dibekali ilmu, karakter, dan nilai-nilai yang kuat selama belajar di SMA Muhi,” ungkapnya.

Ia juga menyebut sebuah angka yang bukan sekadar statistik: 736 prestasi dari tingkat regional hingga internasional. Itu adalah bukti nyata budaya sekolah yang tidak pernah berhenti mendorong muridnya untuk berprestasi setiap hari bukan hanya saat ujian, tapi sepanjang tahun.

Dan kepercayaan masyarakat terhadap SMA Muhi rupanya tidak main-main. Penerimaan murid baru bahkan disebut sudah dibuka hingga tahun 2030.

Ketua Komite Sekolah, Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D., menilai SMA Muhi berhasil membangun sesuatu yang langka: budaya belajar yang menyenangkan sekaligus kompetitif secara sehat.

Sekolah ini tidak hanya fokus pada akademik. Nilai adab, penghargaan terhadap perbedaan, serta semangat kebersamaan dan kekeluargaan ikut ditanamkan menjadikan lulusannya bukan hanya cerdas, tapi juga berkarakter.

Senada dengan itu, Ketua Majelis Dikdasmen PNF PWM DIY, Achmad Muhamad, M.Ag., berpesan agar para lulusan tetap menjaga identitas sebagai kader Muhammadiyah dan calon pemimpin bangsa. Ia mengingatkan pentingnya menjaga salat, menghormati guru dan orang tua, serta menjaga pergaulan dengan adab yang baik di tengah perkembangan zaman yang semakin terbuka.

Prosesi pelepasan murid berlangsung mulai pukul 08.40 WIB. Wisudawan terbaik tahun ini diraih oleh Muhammad Athalla Sheehan dari kelas XII G nama yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.

Tapi momen yang paling menguras emosi datang di sesi bakti guru, pukul 10.35 WIB. Penghargaan kepada para guru yang telah lama mengabdi dan mendampingi murid dengan penuh dedikasi itu menjadi saat di mana tangis haru dan tepuk tangan bercampur menjadi satu.

Doa bersama menutup rangkaian acara pada pukul 11.00 WIB dengan harapan yang sama dari semua yang hadir: semoga 421 lulusan ini membawa manfaat nyata bagi bangsa, agama, dan persyarikatan Muhammadiyah.

Yusron Ardi Darmawan, M.Pd

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *