Langkah Guru dan Orang Tua Agar Anak Sukses

banner 2560316

TROBOS.CO | LUMAJANG – Penasehat PDM Kabupaten Lumajang mengajak guru dan wali murid MIM Wonorejo Kedungjajang untuk terus mendukung anak didik dan buah hati mereka menuju sukses.

Hal itu disampaikan H. Suharyo AP, SH pada talk show Cahaya Ramadan bertema “Parenting dan Pendidikan Islami untuk Membentuk Karakter Anak di Era Modern” di Masjid Al Azyhari, Wonorejo, Kedungjajang, Lumajang, Kamis (5/3/2026).

Selama Ramadan, MIM Wonorejo Kedungjajang mengadakan serangkaian kegiatan, di antaranya:

  • Telling story siswa
  • Mitigasi bencana
  • Lomba sambung ayat
  • Talk show Ramadan
  • Serta kegiatan lainnya

Dari data MIM setempat, tampak bahwa sekolah ini selalu meraih kejuaraan di berbagai lomba, di antaranya:

  • Juara MTQ tingkat kabupaten
  • Juara Lomba Baris Berbaris
  • Juara lomba kemah Hizbul Wathan
  • Dan juara lomba lainnya

“MIM Wonorejo ini benar-benar sebagai sekolah juara,” ujar Suharyo pada acara talk show yang dihadiri wali murid PAUD, TK, MIM, serta tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Suharyo mengajak wali murid TK untuk memasukkan putra-putrinya di MIM yang tidak diragukan profesionalitasnya dan prestasinya.

Agar ilmunya anak nyambung dari TK Al Hidayah yang berada dalam satu kompleks dengan MIM, hendaknya dilanjutkan ke MIM. Insya Allah ilmu anak-anak manfaat dan barokah, tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, penasihat PDM Lumajang ini menyampaikan bahwa jika ingin punya anak sukses ke depan, ada beberapa langkah yang harus dilakukan:

Pertama, muhasabah. Orang tua dan guru hendaknya rajin melakukan introspeksi diri agar mengetahui titik lemah dan kelebihan yang dimiliki anak, serta mengetahui potensi buah hatinya sehingga bisa disupport.

Kedua, muaqabah. Yaitu menyalahkan diri sendiri jika potensi yang Allah berikan tidak dikembangkan secara baik. Dengan melakukan muaqabah, sadar bahwa apa yang kita lakukan belum maksimal.

Ketiga, muhasanah. Orang tua dan guru tidak perlu ragu melakukan perbaikan. Setelah mengetahui kekurangannya, secepat mungkin dilakukan penyempurnaan. Dengan penyempurnaan tersebut, semua pihak bisa memperbaiki diri, meningkatkan kualitas, dan mengejar ketertinggalan.

Keempat, mujahadah. Guru dan wali murid hendaknya serius menjaga kualitas. Dengan sikap tersebut, guru dan wali murid tidak leha-leha dalam mengemban amanah.

Kelima, istiqomah. Berbekal sikap yang sungguh-sungguh akan lahir sikap istiqomah, yaitu kontinu dalam kebaikan.

Keenam, muraqabah. Agar kita selalu dimudahkan dalam menempuh cita-cita dan masa depan anak, biasakan dekat dengan Allah. Doakan anak supaya diberikan kemudahan menuju sukses.

Ketujuh, mukasyafah. Dengan sikap mukasyafah, kita akan mudah meraih cita-cita menuju keberhasilan anak, ujarnya mengakhiri tausiahnya.

Tim Trobos.co

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *