Benahi Manajemen, Lajukan Dakwah: Dewan Dakwah Songsong Usia ke-60

TROBOS.CO | Menjelang usianya yang ke-60, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) makin menegaskan komitmennya untuk meningkatkan profesionalisme, memperkuat sinergi, serta membenahi tata kelola organisasi dalam melajukan giat dakwahnya di seantero wilayah Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Umum Dewan Dakwah, H. Faturrahman Mahfudz, BIRK., M.M. , pada saat menyampaikan materi kesekretariatan dakwah dalam Workshop Kesekretariatan Dewan Dakwah kabupaten/kota se-Jawa Timur, medio Februari lalu.

Sekretaris Umum DDII Pusat, Drs. Fatkhurahman Mahfuds, M.BIRK, sampaikan materi workshop pembenahan manajemen dakwah.

Untuk itu, Dewan Dakwah menempuh dua langkah strategis:

Pertama, melakukan integrasi branding lembaga melalui:

  • Sentralisasi website dan media sosial

  • Penyeragaman isu pusat dan daerah

  • Rebranding Gedung Pusat Dewan Dakwah di Menteng, Jakarta Pusat, sebagai rumah besar umat

Kedua, Dewan Dakwah secara selektif mendukung program kerja dan berpartner dengan Pemerintah, aktif dan kolaboratif dengan kebijakan pemerintah untuk dakwah kemaslahatan umat.

Sementara itu, dari Divisi Keorganisasian Dewan Dakwah Jatim, Drs. Akbar Muzzaki mengatakan bahwa dalam rangka konsolidasi organisasi, pengurus Dewan Dakwah di kabupaten/kota segera:

  • Membentuk divisi-divisi dakwah

  • Membaur ke MUI

  • Membentuk Cabang-cabang Dewan Dakwah di kecamatan, minimal ada Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan 2 anggota

  • Melakukan pendataan aset Dewan Dakwah, meliputi SDM da’i dan simpatisan dakwah DDII

“Tanda Dewan Dakwah hidup di daerah/cabang adalah punya sekretariat aktif, mengelola masjid, serta monev program dan kegiatan dakwah dengan kumpul sekali sebulan,” tandasnya.

Dalam melaksanakan program dan kegiatan dakwah, kita bisa berkolaborasi:

  • Secara internal antar divisi, waktu musiman, inisiasi wakaf, bakti sosial, diklat kaderisasi ulama, serta membangun jejaring informasi dan media sosial.

  • Secara eksternal, Dewan Dakwah dapat bekerja sama dengan ormas Islam, takmir masjid, perusahaan, serta instansi pemerintah.

Langkah strategis yang bisa dilakukan adalah dengan menjalin silaturahim ke pesantren-pesantren, memperkuat hubungan dengan lembaga pendidikan, lembaga pemasyarakatan, serta mampukan penguasaan teknologi dan akses informasi terkini.

Selain materi kesekretariatan dan konsolidasi organisasi, workshop Dewan Dakwah juga menghadirkan:

  • H. Kusbandi, S.H., M.Hum., Brigjen (Purn) , yang memaparkan materi tentang wakaf oleh Dewan Dakwah
  • Rohmatin, M.Pd.I. , yang menyampaikan materi terkait kemuslimatan dalam dakwah DDII

Sebagai pelengkap giat workshop, dilaksanakan pula:

  • Pelepasan Kafilah Dakwah Ramadhan
  • Penandatanganan MoU antara Laznas Dewan Dakwah Jawa Timur dan Yayasan Pendidikan Islam Baitul Izzah Nganjuk
  • Penyerahan Donasi Peduli Sumatera dari PPYD Al-Ikhlas Surabaya

Yossie Sudarso / trobos.co

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *