TROBOS.CO | Apakah pertemuan antara Benjamin Netanyahu dan Prabowo Subianto dalam Board of Peace adalah kebetulan sejarah? Dan jika dilihat sebagai Abrahamic Clash, apakah itu sebuah cocoklogi?
Benjamin adalah seorang Jew (Yahudi), sedang Prabowo adalah wong Jowo (Jawa). Demikian tulis Daniel Mohammad Rosyid dari Rosyid College of Arts dalam analisisnya.
Cocoklogi dalam pengertian yang lebih besar adalah teori konspirasi sebagai narasi alternatif dari narasi standard atau normal yang dikuasai oleh Yahudi.
Pada saat ada laporan bahwa cahaya ternyata melengkung, narasi Einstein lebih terang menjelaskan daripada narasi Newton. Terjadi perubahan paradigma dalam fisika. Begitulah revolusi ilmu pengetahuan terjadi menurut Thomas Kuhn. Jadi, jangan terlalu nyaman dalam konsensus lama.
Benjamin dilahirkan dari garis Sarah, sementara Prabowo dilahirkan dari garis Ketura. Keduanya adalah istri Ibrahim. Sedangkan Muhammad Rasulullah dilahirkan dari garis Hajar.
Ketura – dikatakan oleh Cak Nun paling tidak – adalah nenek moyang orang Melayu. Narasi ini, sekalipun bukan narasi baku dengan konsensus akademik luas, adalah narasi yang sah. Apalagi ilmu adalah seni menjelaskan peristiwa, termasuk sejarah.
Siapa yang menyangka akan lahir seorang Nabi dari keturunan Ismail di sebuah kampung antah berantah? Narasi yang populer saat itu adalah bahwa Nabi Baru setelah Isa adalah dari keturunan Yakub, yaitu Bani Israel.
Kedatangan manusia perahu dari Timur sudah dikenal dalam narasi Mesir Kuno. Interaksi Nusantara dengan Timur Tengah sudah ada ribuan tahun silam. Bahkan dalam eskatologi Islam, Imam Mahdi akan dibantu oleh pasukan dari Timur.
Dalam perspektif kontemporer, hubungan antara Indonesia dan Timur Tengah juga bukan barang baru. Islam sudah masuk ke Nusantara di zaman Ali ra melalui Barus di Sumatra Utara bagian Barat. Jalur Samudra Pasai baru belakangan. Kedatangan para pendakwah Islam awal ke Nusantara bukan tanpa alasan.
VoC sebagai rekayasa ekonomi Yahudi sudah hadir di Nusantara di abad 16 dan berhasil menjadi kongsi dagang terkaya di dunia saat berhasil menguasai perdagangan rempah-rempah dari Nusantara. Salah satu penandanya adalah the Spice Route.
VoC kemudian bangkrut saat Jendral de Kock menghadapi Pangeran Diponegoro dalam Perang Jawa 1825-1830. Ini adalah benturan peradaban antara Jew dan Jawa yang terbesar. Belanda akhirnya harus hengkang dari Nusantara lebih cepat daripada yang mereka harapkan. Kehancuran Belanda dalam Perang Dunia II telah menyebabkan posisinya lemah dalam menghadapi Marshall Plan.
Prabowo adalah a student of history. Jika Diponegoro ditipu de Kock, Prabowo bukan jenderal biasa. Darah Diponegoro mengalir dalam dirinya. Dia belajar dari Diponegoro.
Kini dia sudah relatif tua, dan time is not on his side and flies swiftly. Dia telah memutuskan untuk masuk ke sarang para penyamun di Board of Peace, sementara di rumahnya sendiri, dia harus membersihkan diri dari pliket Jokowi.
Daniel Mohammad Rosyid, Rosyid College of Arts, Surabaya, Selasa 24/02/2026.








