TROBOS.CO | MATARAM – Kabar membanggakan kembali datang dari dunia literasi pelajar Nusa Tenggara Barat (NTB). Tiga siswi SMA Negeri 6 Mataram—I Gusti Agung Putu Telvi Anjani, Lily Aprillia, dan Ni Nyoman Sriviani Wagini—berhasil menerbitkan buku kolaborasi bersama 35 pelajar lainnya se-NTB. Buku berjudul “Tradisi (Kejayaan Masa Lalu, Tantangan Masa Sekarang dan Prospek Masa Depan)” tersebut merupakan kumpulan esai tentang konten budaya lokal.
Buku ini adalah hasil dari Bimbingan Teknis Kepenulisan Konten Budaya Lokal bagi pelajar se-NTB yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB, dan diterbitkan oleh Rajawali Media Utama.
Aminah, S.Pd., guru pembimbing literasi mereka, menjelaskan bahwa buku ini memuat beragam refleksi, pengalaman, dan pemikiran kritis pelajar NTB mengenai akar budaya yang membentuk identitas daerah. “Karya ini menjadi bukti bahwa pelajar tidak hanya mampu berprestasi di bidang akademik, tetapi juga kreatif dalam dunia literasi,” ujar Aminah.
Prestasi ini pun mendapat apresiasi tinggi dari pimpinan sekolah. Moh. Ridwan, S.Pd., selaku Plt. Kepala SMA Negeri 6 Mataram, menyampaikan rasa bangga dan menganggap keberhasilan tiga siswinya sebagai prestasi luar biasa yang patut dicontoh.
“Kami sangat mengapresiasi semangat dan kerja keras siswa-siswi dalam berkarya. Ini membuktikan bahwa siswa-siswi SMA Negeri 6 Mataram mampu bersaing dan berkontribusi positif di bidang literasi. Semoga karya tersebut dapat menginspirasi siswa lain untuk terus berkarya dan berani menunjukkan potensi diri,” harap Moh. Ridwan.
Salah satu penulis, Ni Nyoman Sriviani Wagini, mengaku tidak menyangka tulisannya bisa diterbitkan menjadi sebuah buku. Ia berharap karyanya dapat memotivasi generasi muda untuk tidak takut bermimpi dan mengekspresikan diri melalui tulisan.
“Semoga ke depannya semakin banyak siswa yang menerbitkan buku, dan kami bangga dengan SMA Negeri 6 Mataram yang selalu mendukung dan memotivasi siswa-siswinya untuk terus berkarya dalam dunia literasi,” terang Sriviani.
Dengan terbitnya buku ini, SMA Negeri 6 Mataram semakin menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi pelajar yang berprestasi, kreatif, dan berkarakter. Prestasi literasi ini juga semakin memantapkan posisi sekolah sebagai Sekolah Literasi yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada pengembangan potensi menulis dan berkarya nyata siswa.
Karya kolaboratif ini menjadi inspirasi bahwa usia muda bukanlah halangan untuk menghasilkan karya monumental yang mengangkat dan melestarikan kearifan lokal daerah.
YP/TROBOS.CO





