Menulis Semudah Berbicara: Lepaskan Diri dari Aturan dan Kerangka Kaku

TROBOS.CO | Menulis seperti bicara? Iya. Cara mengeluarkan ide dan pikiran langsung dituangkan seperti orang
berbicara.

Tak ada sekat aturan kaku harus menggunakan struktur kalimat SPOK (subyek-predikat-obyek, keterangan), dll.

banner 1280x716

Tulis saja, sebagaimana kita berbicara. Tak perlu kerangka kaku. Yang penting idenya disampaikan, pembaca paham, dan logikanya jalan, lanjutkan saja.

Soal terjadi kesalahan di sana-sini, biarkan saja, nanti ada proses editing.

Memang, ada sebagian penulis pemula, yang kalau akan menulis masih “sibuk” melakukan beberapa hal berikut:

Pertama, sibuk mencari tempat yang tenang bahkan sunyi. Alasannya, kalau tempatnya bising atau ramai, idenya tidak bisa mengalir. Anggapan ini
hendaknya dibuang jauh-jauh, diluruskan.

Dari awal, biasakan menulis dalam segala situasi, bising, ramai, di tepi jalan, di rumah, di kantor, sambil menunggu kereta api, menunggu hidangan di restoran, dan sebagainya.

Singkatnya menulis itu bisa dilakukan dalam situasi dan kondisi bagaimanapun.

Kedua, ada juga yang “sibuk” mencari kata-kata. Jika memulai menulis masih sibuk mencari kata-kata yang baik, tepat, dan menarik.

Hal itu sangat mengganggu kelancaran menulis. Itu penting, tetapi bukan yang terpenting. (*)

Suharyo, Pimpinan Redaksi Trobos.co

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *