TROBOS.CO | LUMAJANG – Menyikapi ditetapkannya status Tanggap Darurat Bencana Alam Erupsi Semeru 2025, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lumajang segera mengambil tindakan nyata. Pada Kamis (20/11/2025), PDM membentuk Pos Koordinasi (Poskor) penanganan darurat untuk memastikan respons yang cepat, terintegrasi, dan terarah terhadap dampak erupsi terhadap masyarakat.
Poskor ini dipimpin langsung oleh Ketua MDMC Lumajang, Yusuf Hidayatullah, sebagai Penanggung Jawab. Said Romdhon, Direktur Lazismu Lumajang, bertindak sebagai Sekretaris yang memastikan administrasi dan logistik berjalan lancar.
Keduanya memimpin sinergi seluruh jajaran, termasuk relawan, Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah, serta jaringan pendukung lain untuk memperkuat respons di lapangan.
Pembentukan Poskor ini memiliki peran ganda yang krusial. Pertama, sebagai pusat komando dan koordinasi yang memastikan alur komunikasi antarunit berjalan lancar dan informasi penting tersampaikan dengan cepat.
Kedua, Poskor berfungsi sebagai pusat pengumpulan dan validasi data. Data akurat tentang warga terdampak, kebutuhan mendesak, dan perkembangan situasi di lapangan menjadi dasar penentuan strategi bantuan yang tepat sasaran oleh MDMC, Lazismu, dan lembaga mitra.
Kehadiran Poskor ini merepresentasikan komitmen nyata Muhammadiyah Lumajang untuk turut serta dalam penanganan darurat bencana. Dengan struktur yang jelas dan koordinasi yang solid, diharapkan distribusi bantuan dan evakuasi dapat berjalan lebih efektif.
“Melalui Poskor ini, kami berharap upaya penanganan korban erupsi dapat berjalan lebih terarah, cepat, dan penuh kepastian,” ujar perwakilan PDM. Dengan mengandalkan sinergi relawan dan dukungan masyarakat, mereka berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi warga terdampak.
Nugroho Dwi Atmoko









