Semangat Baru: Awali Hari dengan Optimisme dan Tawakal kepada Allah

TROBOS.CO | Saat matahari menyembul menyapa bumi, kesibukan manusia pun mulai bergulir. Ada yang bergegas kerja, ada yang menuju sekolah, ada yang pergi ke ladang. Semua dengan satu tujuan mulia: mencari rezeki dan menjalani hidup sebaik-baiknya.

Di tengah rutinitas itu, penulis Andi Pranoto dari Genteng, Banyuwangi, mengingatkan satu hal mendasar: jangan lupakan bahwa Allah dengan penuh kasih sayang melayani hamba-Nya tanpa pilih kasih.

banner 1142x1600

“Seperti halnya matahari membagi sinar yang tidak pilih-pilih tempat, Allah juga memberikan rezeki dan kasih sayang-Nya kepada semua hamba-Nya tanpa membeda-bedakan,” tulisnya.

Yang kerap tak tampak namun sangat terasa adalah optimisme dan semangat kerja tinggi yang diiringi lantunan doa. Manusia bekerja, berusaha, dan memohon kepada Allah agar keinginannya dikabulkan.

“Keringat berbalut semangat, bekerja tidak mengenal lelah, impian yang tersusun rapi, semua itu adalah gambaran dari keinginan manusia untuk merasa bahagia,” lanjut Andi.

Kebahagiaan itu ingin diraih dengan menikmati keindahan ciptaan Allah dan rezeki yang telah ditebarkan-Nya di muka bumi.

Lalu, bagaimana cara mencapai kebahagiaan dan kepuasan hidup yang sejati? Andi Pranoto merumuskannya dalam satu rangkaian utuh: menjalani hidup sebaik-baiknya, kerja keras, doa, kepercayaan yang kuat, dan tawakal kepada Allah.

Inilah resep yang tidak pernah usang. Usaha maksimal diiringi doa tulus, kemudian disempurnakan dengan penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah.

Di penghujung renungannya, Andi mengajak kita semua untuk selalu memulai hari dengan semangat baru, dipenuhi optimisme dan kepercayaan penuh kepada Allah.

“Allah selalu hadir memberi kasih sayang kepada kita,” tutupnya penuh keyakinan.

Pagi ini, dan setiap pagi setelahnya, mari kita bangun bukan hanya dengan tubuh yang segar, tetapi juga dengan hati yang penuh syukur, tekad yang membara, dan iman yang kokoh bahwa rezeki dan kasih sayang Allah selalu mengiringi setiap langkah kita.

Andi Pranoto, tinggal di Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur.

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *