Satu Kalung Emas Membawa Banyak Pahala

banner 2560316

TROBOS.CO | Suatu sore. Nabi mengajar di masjid Nabawi. Tiba-tiba dari jauh tampak ada orang tua berjalan sempoyongan. Dia berjalan menuju masjid, hendak menemui nabi.

Setelah dekat, kakek itu curhat kalau dirinya tiga hari tidak makan. “Kalau punya sesuatu, mohon saya dibantu ya Rasulullah,” ujarnya.

Ternyata Nabi SAW juga sedang tidak punya apa-apa. Tapi ada solusi. “Silakan datang ke rumah Fatimah. Sampaikan perasaanmu kepadanya,” saran nabi.

Nabi menyuruh Bilal bin Rabah mengantarkan kakek tadi ke rumah Fatimah.

Sesampainya di rumah Fatimah, disampaikan curhatnya seperti yang disampaikan kepada Nabi SAW.

Fatimah kebingungan juga karena tidak punya apa-apa. Dia ingat punya kalung emas, satu-satunya. Tanpa berpikir panjang, kalung tersebut diambil lalu diberikan kepada kakek itu.

“Mudah-mudahan kalung ini bermanfaat,” ujar Fatimah.

Dengan perasaan gembira, pak tua datang lagi ke masjid, menemui Rasulullah. “Saya sudah mendapat kalung emas ini dari putrimu, Fatimah, ya Rasulullah.”

Mendengar penuturan itu, ada sahabat nabi yang iba dan ingin membelinya kembali kalung tersebut. Setelah harganya deal, langsung dibayar. Pembeli kalung tersebut mengembalikan lagi kepada Rasulullah.

Rasulullah menyerahkan kalung tersebut kepada salah seorang sahabat untuk diserahkan kembali ke Fatimah.

Terhadap peristiwa tersebut, dapat dilihat kebaikan yang ditimbulkan kalung emas itu.

Pertama, kakek yang kelaparan bisa menjualnya sehingga bisa membeli sesuatu untuk dimakan.

Kedua, Fatimah mendapat pahala karena telah memberikan kalung emasnya.

Ketiga, sahabat yang membeli dan mengembalikan kalung tersebut kepada nabi mendapat pahala.

Keempat, nabi yang mengembalikan kalung kepada Fatimah juga mendapat pahala.

Perpindahan kalung dari tangan yang satu kepada yang lain, masing-masing mendapat pahala.

Satu benda dapat mendatangkan banyak pahala jika ada di tangan orang baik.

Bisa jadi pengalaman seperti itu terjadi pada kita. Barangnya pindah tangan, tapi pahalanya diperoleh banyak orang.

Suharyo, pemerhati masalah sepele.

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *