Antisipasi Abu Vulkanik, Relawan RAPI Bagi Masker di Jalur Piket Nol Lumajang

TROBOS.CO, LUMAJANG – Menyusul erupsi Gunung Semeru 19 November 2025, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Lumajang segera mengerahkan relawannya ke titik-titik terdampak. Pada Sabtu (22/11), aksi mereka berpusat di Jalan Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, sekitar 2 kilometer dari Jembatan Besuk Kobokan, yang menjadi jalur utama distribusi logistik dan evakuasi.

Di lokasi yang diselimuti abu vulkanik tebal ini, relawan RAPI membagikan masker kepada pengendara yang melintas. Abu yang berterbangan akibat lalu lintas kendaraan dinilai sangat mengganggu pernapasan dan pandangan.

banner 1280x716

“Tugas utama RAPI adalah selalu siaga dalam penanganan bencana. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami hadir untuk meringankan beban masyarakat terdampak. Salah satunya dengan pembagian masker ini,” jelas Amin Tohari, pengurus RAPI di lokasi.

Aksi RAPI tidak berhenti di pembagian masker. Mereka juga mengambil peran ganda:

  • Mengatur Lalu Lintas: Jalan yang licin akibat abu yang bercampur hujan membuat mereka harus turun tangan mengatur arus kendaraan.

  • Memberi Peringatan Dini: Relawan memberikan informasi kepada pengendara tentang potensi lahar panas susulan yang masih melintas di sekitar Jembatan Besuk Kobokan.

Amin menambahkan, relawan RAPI tersebar di beberapa titik rawan, termasuk Dusun Sumbersari (Desa Supiturang) dan Curah Kobokan. Koordinasi antarposko dilakukan secara non-stop menggunakan handy talky.

“Komunikasi kami jalankan siang dan malam, pokoknya nonstop,” tegasnya.

Di Dusun Sumbersari, kawasan terdampak paling parah, relawan RAPI terlibat langsung dalam pemulihan dengan membersihkan rumah-rumah warga dari timbunan material vulkanik dan mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan.

Komitmen RAPI untuk mendampingi warga hingga pulih benar-benar diwujudkan dengan aksi nyata di lapangan.

Bambang Mawas S.

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *