Waspada! Banyak Gangguan Pendengaran Anak Tak Terdeteksi, dr. Aliyah Ingatkan Orang Tua

TROBOS.CO | LUMAJANG – dr Aliyah Hidayati Sp THT. BKL menengerai, banyak yang mengalami gangguan pendengaran ringan termasuk anak-anak yang tidak terdeteksi.

Hal itu disampaikan dalam Pengajian World Hearing Day 2026, Ahad 22/2/2026 di masjid Salman Al Farizi Lumajang, Jawa Timur.

Dokter Aliyah yang juga Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia orda Lumajang mengingatkan kalau dibiarkan hal tersebut dapat memengaruhi kemampuan belajar dan percaya diri anak.

Orgtua sebagai pendidik di rumah memiliki peran penting dalam deteksi dini, jelasnya kepada jamaah pengajian yang terdiri dari orang tua dan anak.

Lebih lanjut dia menegaskan bahwa masalah telinga tidak hanya infeksi/sakit, terlambat bicara, fokus belajar sulit, sulit memahami sesuatu termasuk diantaranya:

Anak terlihat pintar tetapi gak nyambung? Jangan- jangan masalah pendengaran… (anak seing dibilang cuek, sering minta diulang, sering bilang “HAH”, ngga fokus, nakal, ndableg padahal mungkin tidak dengar, ujarnya.

Hal itu merupakan salah satu tanda anak sulit dengar tetapi jarang disadari, dampaknya berpengaruh pada prestasi sekolah dan perilaku anak.

Menurutnya kondisi tersebut perlu segera periksa ke dokter atau dibawa ke Puskesmas terdekat.

Jangan sampai anak dicap nakal, padahal dia cuma tidak bisa mendengar dengan jelas, ujar dokter yang juga sebagai owner yayasan Cahaya Al-Qur’an.

Jangan tunggu anak terlambat bicara, lakukan deteksi dini (peran orangtua sebagai detektor pertama)

Belajar giat dimulai dari telinga sehat agar prestasi meningkat.
Bila ada yang sulit mendengar, duduk paling depan, guru bicara jelas, tidak mengejek anak yang lambat respon.

Semua anak berhak mendengar, belajar dan berprestasi
(Peran komunitas sekolah, . mencari tahu kenapa fokus anak sulit)

Orangtua hebat menjaga telinga tetap sehat. (Lingkungan ramah anak dengan gangguan dengar

Beberapa note yang disampaikan:

  • #AnakBisaMendengar, AnakBisaBelajar
  • #TelingaSehat, PrestasiAnakHebat
  • #OrangTuaPeduli, AnakBerprestasi
  • #DengarJelas, MasaDepanTakKandas

Bermitra Dengan Pihak Lain
Setelah pengajian tersebut dilanjutkan dengan kegiatan yang diberi nama “Bersih-Bersih Telinga dan Skrining Pendengaran dengan OAE”

Tim medis melakukan pemeriksaan dan pembersihan telinga kepada 131 peserta dalam rangkaian kegiatan World Hearing Day 2026 di Lumajang. (Foto: Suharyo/Trobos.co)

Pelaksanaan kegiatan tersebut hari Ahad 22 Februari 2026. Pukul 08.00 – 11.00.

Adapun tempat Kegiatan : Masjid Salman Al’Farizi Yayasan Cahaya Al-Quran, Jogoyudan, Lumajang

Bentuk kegiatan berupa Kajian sekaligus edukasi pendengaran dan kesehatan telinga, pemeriksaan dan bersih-bersih telinga, serta skrining pendengaran.

Pelaksana kegiatan : dr. Aliyah Hidayati, Sp.THT-BKL. Kegiatan ini kerjasama dengan Komda PGPKT Lumajang, PERHATI-KL, IDI Kab. Lumajang, Dewan Dakwah Lumajang, RS Wijaya Kusuma, Miliz Clinic, dan Masjid Salman Al Farizi.

Hasil Kegiatan, dilakukan pemeriksaan dan pembersihan kepada 131 peserta serta skrining pendengaran dengan audiometer portable kepada 12 peserta. (*)

Suharyo / Trobos.co

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *