Tauhid sebagai Spiritual Power: Darul Arqam SMAMDA Surabaya Digelar di Pesantren eLKISI

banner 2560316

TROBOS.CO | MOJOKERTO – Sebanyak sekitar 350 siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 2 Surabaya (SMAMDA) mengikuti kegiatan Darul Arqam yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Islamic Center eLKISI Trawas pada 9–11 Maret 2026.

Kegiatan ini mengangkat tema “Santun dalam Kata, Sejukkan Jiwa” , sebuah upaya membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual dan akhlak yang santun.

Sesi pertama Darul Arqam diisi dengan materi “Spiritual Power (Aqidah): Sejukkan Jiwa dengan Tauhid, Menemukan Ketenangan di Hadapan Khaliq.” Materi tersebut disampaikan oleh Muhammad Hidayatulloh (Cak Muhid) , Kepala Pesantren Kader Ulama dan Markaz Al-Qur’an PPIC eLKISI, sekaligus Founder OMAH NgOPI (Olah Makna, Akal dan Hati) , sebuah gerakan literasi yang mengajak generasi muda membaca kehidupan melalui tauhid, akal, dan refleksi makna.

Cak Muhid juga dikenal sebagai penulis buku Geprek Series (4 jilid) yang membahas perjalanan manusia menemukan makna hidup dan mengalahkan musuh dalam dirinya sendiri, serta Seri Epistemologi Qur’ani (6 jilid) yang mengajak pembaca memahami Al-Qur’an sebagai sumber ilmu dan peradaban.

Bukan Masalah yang Membuat Galau

Dalam penyampaiannya, ia mengajak para siswa memahami bahwa kegelisahan yang sering dialami generasi muda sebenarnya bukan sekadar karena banyaknya masalah hidup.

“Bukan masalah yang membuat manusia galau. Kehilangan arah hiduplah yang membuat manusia gelisah,” ujarnya di hadapan para peserta.

Menurutnya, banyak remaja hari ini terjebak dalam apa yang ia sebut sebagai “perbudakan sosial modern” : ingin dipuji, takut dibully, dan terlalu bergantung pada penilaian manusia.

Padahal dalam ajaran tauhid, manusia justru menemukan kemerdekaan batin ketika hanya bergantung kepada Allah.

“Kalau Allah sudah cukup bagi kita, maka dunia tidak akan pernah membuat kita gelisah,” tegasnya.

Diskusi Interaktif Bersama Moderator

Sesi materi tersebut dipandu oleh Maurice Anantatoer Akbar, S.Pd. sebagai moderator yang mengarahkan diskusi interaktif bersama para peserta.

Dalam pengantarnya, Maurice menyampaikan bahwa kegiatan Darul Arqam dirancang untuk membantu para siswa menemukan ketenangan jiwa di tengah tekanan sosial yang sering dialami generasi muda.

Menurutnya, remaja saat ini hidup di tengah berbagai tuntutan eksistensi: ingin diakui, ingin dipuji, dan sering kali takut terhadap penilaian orang lain. Karena itu, penguatan tauhid menjadi fondasi penting agar para siswa memiliki mental yang kuat dan karakter yang santun.

Rangkaian Kegiatan Darul Arqam

Selain materi penguatan aqidah, kegiatan Darul Arqam juga menghadirkan sejumlah sesi lain seperti:

  • Retorika dakwah dan public speaking
  • Adab sebagai manifestasi iman
  • Strategi dakwah di media sosial

Melalui rangkaian kegiatan ini, para siswa diharapkan mampu menjadi generasi yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki spiritual power, yaitu kekuatan jiwa yang lahir dari tauhid yang kokoh.

Tim TROBOS.CO

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *