Silaturahmi Strategis Ma’had eLKISI di Al-Azhar: Dari Bahasa Arab hingga Bahasa Indonesia

banner 2560316

TROBOS.CO | Kamis (9/4/2026), dalam suasana penuh kehangatan dan nuansa ilmiah, rombongan Ma’had eLKISI melaksanakan kunjungan silaturahmi strategis ke kantor Rektor Universitas Al-Azhar. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membuka cakrawala kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Ma’had eLKISI, K.H. Dr. Fathur Rahman Fadhil, bersama Dr. Khairul Warizin, didampingi Ustaz Abyanrafa, Ustaz Muchtar, serta Syekh Ahmad Abdul Adzim Al-Azhary selaku musyrif Markaz Lughoh eLKISI.

Rombongan disambut langsung oleh Rektor Al-Azhar, Salamah Dawud, di ruang kerjanya. Dalam suasana yang akrab namun sarat makna, beliau menyampaikan sejumlah pandangan strategis terkait pengembangan lembaga pendidikan Islam, khususnya dalam memperkuat kualitas pembinaan mahasiswa dan jaringan kerja sama internasional.

Momen dialog akrab antara perwakilan Ma’had eLKISI dan pimpinan Universitas Al-Azhar, mempertegas visi kolaborasi lintas budaya—dari pengajaran bahasa Arab di Indonesia hingga bahasa Indonesia di Al-Azhar.

Menariknya, dalam perbincangan tersebut, Rektor Al-Azhar mengungkapkan bahwa nama Ma’had eLKISI telah lebih dahulu dikenal di lingkungan Al-Azhar.

“Kami sudah mendengar Ma’had eLKISI dari Syekh Ahmad Abdul Adhim,” ujar beliau, menegaskan reputasi lembaga tersebut di kalangan akademisi Al-Azhar.

Di akhir pertemuan, Rektor Al-Azhar menyampaikan pesan yang sarat makna dan visi keilmuan lintas budaya:

“Anda di Indonesia mengajarkan bahasa Arab kepada para murid, sementara di Al-Azhar kami mengajarkan bahasa Indonesia kepada mahasiswa.”

Pernyataan ini menggambarkan adanya hubungan timbal balik yang unik dan konstruktif antara Indonesia dan Al-Azhar dalam bidang bahasa dan keilmuan. Hal ini sekaligus menegaskan posisi bahasa sebagai jembatan peradaban dan alat diplomasi intelektual antarbangsa.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa bahasa Indonesia kini memiliki tempat tersendiri di Al-Azhar. Fakultas bahasa Indonesia tercatat sebagai salah satu fakultas yang ada, dengan jumlah mahasiswa yang cukup signifikan, berkisar antara 100 hingga 200 mahasiswa.

Fenomena ini menunjukkan meningkatnya minat terhadap Indonesia di kalangan mahasiswa Al-Azhar, sekaligus membuka peluang besar bagi penguatan hubungan akademik dan budaya antara kedua belah pihak.

Pertemuan ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi titik awal bagi penguatan kerja sama strategis antara Ma’had eLKISI dan Al-Azhar, baik dalam bidang pendidikan bahasa, pengembangan kurikulum, maupun pertukaran keilmuan.

Dengan semangat kolaborasi yang terbangun, diharapkan hubungan ini dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam mencetak generasi yang unggul, berwawasan global, dan tetap berakar pada nilai-nilai Islam.

Dari ruang kerja Rektor Al-Azhar di Kairo, sebuah pesan kuat kembali ditegaskan: bahwa ilmu tidak mengenal batas geografis, dan bahasa menjadi jembatan yang menyatukan peradaban.

Tim Trobos.co

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *