TROBOS.CO | Kamis, 9 April 2026, dalam suasana hangat dan penuh nuansa ukhuwah Islamiyah, Ma’had ElKisi melaksanakan kunjungan silaturahmi strategis ke Universitas Al-Azhar, salah satu pusat keilmuan Islam tertua dan paling berpengaruh di dunia.
Kunjungan ini dipimpin Direktur Ma’had ElKisi, K.H. Dr. Fathur Rahman Fadhil, bersama Dr. Khairul Warizin, serta didampingi oleh Ustaz Abyanrafa, Ustaz Muchtar, dan Syekh Ahmad Abdul Adzim Al-Azhary selaku musyrif Markaz Lughoh El-Kisi.
Langkah ini bukan sekadar kunjungan formal, melainkan sebuah upaya nyata membangun jembatan keilmuan lintas lembaga yang berakar pada tradisi keilmuan Islam yang kokoh.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, rombongan disambut dan berdialog langsung dengan dua tokoh penting Al-Azhar:
-
Nahla Shabry Al-Saidi – Penasihat Grand Syaikh Al-Azhar, Ahmed Al-Tayyeb, dalam urusan mahasiswa asing. Sosok akademisi perempuan berpengaruh ini dikenal luas atas dedikasinya dalam membina mahasiswa internasional dari berbagai penjuru dunia.
-
Salamah Dawud – Rektor Universitas Al-Azhar, yang memiliki peran strategis dalam menjaga kesinambungan tradisi ilmiah Al-Azhar di tengah dinamika global.
Pertemuan berlangsung dalam atmosfer yang akrab namun sarat substansi, memperlihatkan kesamaan visi dalam mengembangkan pendidikan Islam yang moderat, inklusif, dan berorientasi masa depan.
Diskusi yang berlangsung tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menyentuh aspek-aspek fundamental dalam pengembangan pendidikan Islam. Beberapa poin penting yang mengemuka antara lain:
- Penguatan kerja sama kelembagaan antara Ma’had El-Kisi dan Al-Azhar
- Pertukaran gagasan dalam menghadapi tantangan pendidikan Islam di era global
- Komitmen bersama untuk mencetak generasi berilmu dan berakhlak
Kedua pihak menunjukkan komitmen kuat untuk menjadikan kerja sama ini sebagai fondasi bagi pengembangan pendidikan Islam yang lebih luas dan berkelanjutan.
Kunjungan ini mencerminkan kesadaran bahwa tantangan pendidikan Islam di era global tidak dapat dihadapi secara sendiri-sendiri. Dibutuhkan sinergi, kolaborasi, dan pertukaran gagasan yang terus-menerus.
Dalam konteks tersebut, hubungan antara Ma’had El-Kisi dan Al-Azhar bukan sekadar relasi institusional, melainkan bagian dari upaya besar dalam menjaga kesinambungan tradisi keilmuan Islam sekaligus menjawab tantangan zaman.
Dengan terlaksananya kunjungan ini, diharapkan terbuka jalan bagi kerja sama yang lebih konkret dan produktif di masa mendatang.
Silaturahmi yang terjalin bukan hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga meneguhkan komitmen bersama dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi dinamika global.
Tim Trobos.co









