TROBOS.CO | LUMAJANG – Dalam rangka memperingati World Hearing Day 2026 Komda PGPKT Lumajang, PERHATI-KL, IDI Kab. Lumajang, Dinas Kesehatan Kab. Lumajang, Yayasan Cahaya Alqur’an menggelar kegiatan Pelatihan Dokter Kecil Sahabat Telinga di Yayasan Cahaya Alquran Lumajang pada tanggal 27 Februari 2026, Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan pendengaran anak.
Dokter Kecil sahabat telinga adalah program pelatihan dan edukasi kesehatan yang ditujukan bagi siswa sekolah dasar (SD) untuk menjadi agen perubahan dalam menjaga kesehatan telinga dan pendengaran di lingkungan sekolah maupun rumah. Program ini sangat penting untuk menciptakan generasi yang sadar akan pentingnya kesehatan indera pendengaran, terutama untuk menunjang proses belajar yang optimal.
Dalam kegiatan ini, anak-anak dijelasakan terkait anatomi telinga, kotoran telinga serta gangguan pendengaran. Selain itu anak-anak juga dibekali pelatihan cara memeriksa telinga secara sederhana dan melakukan tes bisik modifikasi.
Diharapkan siswa mampu menjelaskan bagian-bagian telinga beserta fungsinya, apa itu kotoran telinga dan cara membersihkan kotoran yang benar, serta menjelaskan gangguan pendengaran. Para dokter cilik sahabat telinga ini juga mempraktikan cara melakukan pemeriksaan telinga sederhana dan tes bisik modifikasi secara berpasangan.
Hasil kegiatan pelatihan dokter kecil sahabat telinga ini adalah telah dilakukan pelatihan dokter kecil sahabat telinga tahap lanjutan kepada 24 siswa kelas 3 SD Cahaya Al-Quran serta SD Quran dan Sains. Rata-rata hasil pretest adalah 83,75 dan rata-rata hasil Post-Test adalah 96,25. Para siswa mampu menjelaskan bagian-bagian telinga beserta fungsinya, apa itu kotoran telinga dan cara membersihkan kotoran yang benar, serta menjelaskan gangguan pendengaran. Para dokter cilik sahabat telinga ini juga mempraktikan cara melakukan pemeriksaan telinga sederhana dan tes bisik modifikasi secara berpasangan. Selain itu untuk menambah semangat dilakukan lomba presentasi, pemeriksaan pendengaran dan tes bisik modifikasi pada peserta. Acara lomba berlangsung meriah karena anak-anak antusias berkompetisi antar teman menunjukkan hasil kegiatan yang sudah dilakukan. Semoga pelatihan dokter kecil sahabat telinga ini dapat menjadi rujukan pelatihan oleh PKM setempat untuk sekolah-sekolah lainnya dan dapat berjalan rutin sehingga target Sound Hearing 2030 dapat tercapai.
Tim TROBOS.CO








