Lebih dari Sekadar Reuni: Solidaritas IKA-UB untuk Penyintas Erupsi Semeru

TROBOS.CO | LUMAJANG – Sebuah ikatan alumni seringkali hanya diasosiasikan dengan reuni dan nostalgia masa kuliah. Namun, Ikatan Alumni Universitas Brawijaya (IKA-UB) membuktikan bahwa jalinan tersebut bisa menjadi jembatan kebaikan dan aksi nyata yang melampaui sekadar silaturahmi.

Buktinya, pada Jumat (5/12/2025), IKA-UB Probolinggo Raya melakukan kunjungan khusus ke Lumajang. Rombongan yang dipimpin langsung oleh Tri Septa Agung Pamungkas, S.P., Ketua IKA-UB Probolinggo Raya, datang dengan satu misi utama: menyampaikan kepedulian dan bantuan dari sesama alumni untuk meringankan beban penyintas erupsi Gunung Semeru 2025.

banner 1280x716

Kedatangan mereka disambut hangat oleh Nugroho Dwi Atmoko, Ketua IKA-UB Lumajang, dalam pertemuan yang berlangsung di kantor BNN Lumajang. Pertemuan ini semakin bermakna dengan kehadiran AKBP Indra Brahmana, Kepala BNN Lumajang yang juga merupakan alumni UB, sehingga menciptakan atmosfer kekeluargaan yang kuat di antara para “Arek Brawijaya”.

Suasana akrab langsung terasa, mengingatkan pada semangat kebersamaan yang tak lekang oleh waktu. Dalam pertemuan tersebut, kedua pengurus saling bertukar cerita mengenai kondisi terkini pasca-erupsi, perkembangan penanganan, serta membahas penguatan jejaring antar cabang IKA-UB.

Bantuan yang dibawa oleh IKA-UB Probolinggo Raya bukan sekadar simbolis. Ia merupakan wujud nyata dari solidaritas yang tumbuh dari jaringan alumni, menunjukkan bahwa ikatan yang dibangun di bangku kuliah dapat bermetamorfosis menjadi kekuatan kolektif untuk membantu sesama.

“Kedatangan kami adalah bentuk kepedulian dan aspirasi dari anggota IKA-UB Probolinggo Raya yang ingin turut serta meringankan beban saudara-saudara kita di Lumajang,” ujar Tri Septa Agung Pamungkas.

Aksi kolaboratif antara IKA-UB Probolinggo Raya dan IKA-UB Lumajang ini mengukuhkan peran penting ikatan alumni dalam kehidupan sosial. Mereka membuktikan bahwa jaringan alumni bukanlah organisasi yang berorientasi pada masa lalu, melainkan sebuah wadah hidup yang bisa bergerak aktif menjawab kebutuhan kekinian.

Dengan semangat “once an Arek Brawijaya, always an Arek Brawijaya”, mereka menunjukkan bahwa nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong yang ditanamkan di kampus dapat terus hidup dan diterapkan untuk kemaslahatan masyarakat yang lebih luas.

Kunjungan dan bantuan ini adalah contoh nyata bahwa ikatan alumni yang kuat mampu melampaui batas geografis dan administratif. IKA-UB hadir tidak hanya sebagai teman satu almamater, tetapi sebagai saudara, bagian dari keluarga besar bangsa, yang selalu siap mengulurkan tangan ketika dibutuhkan.

Inilah esensi sejati dari sebuah ikatan alumni: saling menguatkan, saling membantu, dan bersama-sama menebar kebaikan di mana pun mereka berada.

Nugroho Dwi Atmoko

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *