Pengukuhan Pengurus Yayasan Peduli Anak Bangsa Lumajang Masa Bakti 2025-2030

banner 2560316

TROBOS.CO | LUMAJANG – Hari itu, Selasa pagi yang penuh harap, 7 April 2026, Gedung Panti PKK Lumajang menjadi saksi lahirnya gerakan besar yang bukan sekadar seremonial—melainkan awal dari ikhtiar panjang untuk menyalakan kembali mimpi anak-anak bangsa.

Di tengah suasana khidmat, pengurus Yayasan Peduli Anak Bangsa (Y-PAB) masa bakti 2025–2030 resmi dikukuhkan oleh Bupati Lumajang, Bunda Indah Amperawati.

Momen itu terasa lebih dari sekadar pelantikan; ia adalah janji, bahwa tidak boleh ada lagi anak Lumajang yang terhenti pendidikannya hanya karena keadaan ekonomi.

Yayasan ini berdiri bukan tanpa alasan. Ia lahir dari kegelisahan yang nyata, dari potret kehidupan yang tak bisa diabaikan—di mana masih banyak keluarga prasejahtera yang harus memilih antara kebutuhan sehari-hari atau pendidikan anak-anaknya.

Kepengurusan Y-PAB dirancang dengan perpaduan lintas profesi, mulai dari purna tugas hingga aparatur aktif Pemkab Lumajang. (Foto: Agoek/YPAB)

Berdasarkan akta notaris Nomor 23 tanggal 8 Oktober 2025, Y-PAB hadir sebagai bentuk penguatan dari gerakan sebelumnya, GN-OTA, dengan semangat yang lebih besar, jaringan yang lebih luas, dan komitmen yang lebih kuat untuk menjangkau mereka yang selama ini nyaris tak terdengar suaranya.

Di balik berdirinya yayasan ini, ada kesadaran bahwa pendidikan adalah satu-satunya jembatan untuk memutus rantai kemiskinan. Namun jembatan itu tidak akan pernah bisa dilalui jika anak-anak tidak memiliki akses untuk memulainya.

Karena itu, Y-PAB tidak hanya hadir sebagai pemberi bantuan, tetapi juga sebagai pendamping—yang memastikan setiap anak tetap bertahan di bangku sekolah, tidak menyerah di tengah jalan, dan terus melangkah meski keadaan sering kali tak berpihak.

Komposisi kepengurusan yayasan pun dirancang dengan matang. Perpaduan lintas profesi—mulai dari purna tugas hingga aparatur aktif di lingkungan Pemerintah Daerah Lumajang—menjadi kekuatan tersendiri.

Dengan pembinaan langsung dari Bupati, langkah yayasan ini diharapkan tidak hanya cepat, tetapi juga tepat sasaran. Sebab di balik setiap program, ada tanggung jawab besar: mengubah masa depan, satu anak dalam satu waktu.

Program-program yang diusung pun bukan sekadar wacana:

  • Pendampingan pendidikan dasar untuk mencegah anak putus sekolah menjadi prioritas utama.

  • Bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa SD dan SMP.

  • Beasiswa pendidikan tinggi bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Hal ini bukan hanya tentang bantuan materi, tetapi tentang menumbuhkan kembali harapan—bahwa setiap anak, siapapun dia, berhak bermimpi setinggi mungkin.

Dalam sambutannya, Bunda Indah Amperawati menyampaikan harapan yang dalam sekaligus tantangan yang nyata. Di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu, solidaritas menjadi kunci utama.

Dukungan dari seluruh jajaran OPD, khususnya melalui infaq dan sedekah ASN, diharapkan mampu menjadi sumber kekuatan utama yayasan ini. Sebab perubahan besar tidak pernah lahir dari satu pihak saja, melainkan dari kebersamaan yang tulus.

Acara pengukuhan yang berjalan dengan lancar itu akhirnya ditutup dengan doa dan foto bersama.

Namun sejatinya, hari itu bukanlah akhir dari sebuah acara—melainkan awal dari sebuah perjuangan panjang. Sebuah langkah kecil yang diharapkan akan menjadi gelombang besar, menyentuh lebih banyak kehidupan, dan menghadirkan masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak Lumajang.

Karena pada akhirnya, ketika satu anak berhasil terus bersekolah, di situlah harapan bangsa kembali tumbuh.

“Manuk glatik, masuk kepodang, mari dilantik, ayo ndang tandang.”

Agoek (Y-PAB Lumajang)

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *