TROBOS.CO | LUMAJANG – Suasana haru, bahagia, dan penuh kehangatan mewarnai acara Halal Bihalal sekaligus Reuni ke-43 yang diselenggarakan oleh Alumni SMPP 83 Lumajang. Kegiatan yang berlangsung di Aula KH Abdi Manaf, SMK Muhammadiyah Lumajang pada Sabtu, 4 April 2026 ini menjadi momen istimewa untuk menjalin silaturahmi dan mempererat persaudaraan di antara para alumni yang telah puluhan tahun tidak bertemu.
Acara yang digagas oleh pengurus alumni ini diikuti dengan antusias oleh para mantan siswa dan guru. Ketua panitia, Sudarsono, dengan penuh semangat memimpin jalannya acara dari awal hingga akhir. Tidak kurang dari 86 undangan yang terdiri dari alumni beserta pasangan dari berbagai daerah di Jawa Timur hadir memenuhi undangan. Selain itu, panitia juga mengundang 14 pensiunan guru beserta pasangan sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih atas jasa-jasa mereka dalam mendidik para alumni semasa sekolah.
Untuk mengenang masa-masa sekolah yang penuh kenangan, panitia sengaja mengundang para guru yang pernah mengajar di SMPP 83 Lumajang. Kehadiran para guru ini menjadi momen yang sangat emosional bagi para alumni. Beberapa di antara mereka bahkan sudah tidak bertemu puluhan tahun. Berikut adalah daftar guru yang hadir dalam acara tersebut:
- Bapak Amirudin Prihbadi – Guru Bahasa Indonesia
- Bapak Edy Purnomo – Guru Matematika
- Bapak Dwi Nirwana – Guru PMP
- Ibu Moelyani – Guru Bahasa Indonesia
- Bapak Rongseng – Guru Bahasa Inggris
- Bapak Soetardjo – Guru Olah Raga
- Bapak Daryono – Guru Geografi
- Ibu Endang Rahayu – Guru Tata Buku Hitung Dagang
- Bapak Munardi – Guru Fisika
- Ibu Syafii – Guru Agama
- Bapak Muchjidin – Guru Hitung Dagang
- Ibu Koes – Guru Bahasa Indonesia
- Ibu Yati – Guru Fisika
- Bapak Bambang Purwanto – Guru Ekonomi
Suasana haru terlihat ketika para alumni bersalaman dan berpelukan dengan guru-guru mereka. Air mata kebahagiaan tak terbendung mengalir di pipi beberapa orang. “Ini adalah momen yang paling saya nantikan. Bertemu kembali dengan guru-guru yang dulu membimbing kami,” ujar salah satu alumni dengan suara bergetar.
Panitia juga menyiapkan kaos reuni sebagai seragam khusus untuk acara ini. Semua alumni dan guru yang hadir mendapatkan kaos tersebut secara gratis. Tak hanya itu, panitia juga menyediakan doorprize untuk semua undangan tanpa dipungut biaya sepeser pun. Berbagai hadiah menarik dibagikan secara acak, menambah keceriaan suasana.
“Alhamdulillah, kami panitia sangat bersyukur acara ini berjalan lancar. Semua undangan mendapatkan doorprize, dan yang lebih membahagiakan lagi, kami bisa berkumpul kembali setelah sekian lama,” ujar Sudarsono dalam sambutannya.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia juga menyampaikan harapan besar untuk reuni yang akan datang. Ia berharap pada Reuni Emas ke-45 nanti, panitia bisa memberikan doorprize utama berupa umroh bagi para alumni dan guru yang beruntung.
“Kami bermimpi, pada reuni emas nanti, kami bisa memberangkatkan salah satu dari kita untuk umroh. Itu adalah target kami,” ujar Sudarsono dengan penuh harap.
Namun, siapa sangka bahwa doa dan harapan itu langsung dikabulkan di acara yang sama. Di tengah-tengah pembagian doorprize, seorang alumni yang juga merupakan akademisi ternama, Prof. Chandra Fajri Ananda, tampil memberikan kejutan. Beliau menyatakan ingin menyumbangkan hadiah umroh untuk para guru yang hadir.
“Saya ingin memberikan hadiah umroh untuk dua guru kita yang hadir di sini. Ini adalah bentuk terima kasih saya atas jasa beliau-beliau yang telah mendidik kami,” ujar Prof. Chandra dengan penuh ketulusan.
Panitia pun bergerak cepat. Kupon undian khusus untuk para guru segera disiapkan. Para guru yang hadir diminta untuk mengambil kupon undian. Suasana berubah menjadi tegang sekaligus menggembirakan.
Setelah semua kupon terkumpul, panitia melakukan pengundian secara langsung di depan semua peserta. Dengan rasa deg-degan, Sudarsono mengambil satu per satu kupon pemenang.
Akhirnya, dua nama beruntung keluar sebagai pemenang hadiah umroh:
- Bapak Soetardjo – Guru Olah Raga
- Bapak Amirudin Pribadi – Guru Bahasa Indonesia
Kedua guru yang beruntung itu tampak terkejut dan tidak menyangka. Bapak Soetardjo, yang sudah cukup sepuh, tampak menangis haru. “Saya tidak pernah menyangka akan mendapat hadiah seperti ini. Terima kasih banyak untuk Prof. Chandra dan semua panitia. Ini adalah berkah yang luar biasa,” ucapnya dengan suara bergetar.
Bapak Amirudin Pribadi juga mengungkapkan rasa syukur yang mendalam. “Ini adalah hadiah terindah dalam hidup saya. Saya akan memanfaatkan kesempatan ini untuk beribadah sebaik-baiknya,” ujarnya.
Acara halal bihalal dan reuni ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga menjadi pengingat bahwa persaudaraan sejati tidak pernah pudar oleh waktu. Para alumni berkomitmen untuk terus menjaga silaturahmi dan berbuat baik bagi sesama, terutama kepada para guru yang telah berjasa.
“Jasa guru tidak akan pernah terlupakan. Kami semua yang hadir di sini adalah bukti bahwa guru-guru kami telah berhasil mencetak generasi yang sukses. Dan sekarang, saatnya kami membalas jasa beliau-beliau,” ujar salah satu alumni dalam kesempatan tersebut.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Semua peserta pulang dengan membawa senyum kebahagiaan, kenangan indah, serta tekad untuk terus mempererat tali persaudaraan.
Semoga yang memberikan doorprize umroh dan teman-teman alumni yang sudah memberikan kontribusi atas pelaksanaan Halal Bihalal dan Reuni alumni SMPP 83 Lumajang diberikan keberkahan, kesehatan, dan kebahagiaan. Aamiin.
Sudarsono (Ketua Panitia)









