Bisakah Dosa Kita Menjadi Zero?

TROBOS.CO | Allah Maha Kasih dan sayang. Tak pilih kasih, tak ada tebang pilih apalagi dendam.

Terhadap hamba-Nya yang salah, dibuka peluang bertaubat. Kalau serius dalam bertaubat, dosanya bisa zero (nol).

banner 1142x1600

Bahkan dalam hadits qudsi Allah berfirman, “Jika ada hamba-Ku datang kepada-Ku membawa dosa sepenuh langit dan bumi dan ikhlas hendak bertaubat, sebelum membaca istighfar sudah Aku ampuni dosanya.”

Sementara bagi yang berhati-hati menjalani hidup, oleh Allah selalu dibimbing, diberi selamat dan bahagia dunia akhirat. Peluang ini sangat besar. Sangat disayangkan kalau tidak dimanfaatkan.

Allah cinta kepada hamba-Nya yang suka bersyukur, bertaubat, dan menyiapkan diri menuju masa depan yang lebih baik dan lebih baik lagi.

Tidak ada salah yang tidak dimaafkan kecuali dosa syirik kepada-Nya.

Banyak sedikitnya dosa berpeluang dihapus asalkan kita berjanji tidak mengulang, dan menyesali perbuatan tersebut serta menutupinya dengan perbuatan baik.

Maka jadilah pribadi yang selalu mau koreksi diri, kalau perlu salahkan diri sendiri, dan mengamalkanlah ilmu walaupun sedikit.

Bersungguh-sungguhlah dalam beragama. Sadar bahwa saling mengingatkan tentang kebenaran dan kesabaran merupakan tugas setiap orang beragama. Itulah orang yang tidak merugi.

Jika tekun melaksanakan ajaran agama, kita bisa menjadi hamba yang istiqomah. Dari maqom ini jiwanya dekat dan cinta kepada Allah.

Maka ujung-ujungnya kita mau mengikuti apa yang dikehendaki Allah. Begitulah sifat mukasyafah. Ibarat sandal mengalir di atas air mengikuti arus sungai ke manapun menuju.

Terhadap Allah juga begitu. Tidak ada kata membangkang, melanggar, apalagi menerjang hukum-hukum Allah. Orang yang mukasyafah selalu mengikuti kehendak Allah apapun resikonya. Semoga kita mampu.

Suharyo, penulis masalah sepele.

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *