TROBOS.CO | Kondisi jalan menuju kawasan wisata alam Jurang Senggani dilaporkan dalam keadaan memprihatinkan. Sejumlah titik ruas jalan mengalami kerusakan parah berupa permukaan bergelombang, berlubang, dan retakan yang mengganggu kenyamanan serta membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan terlihat mulai dari ruas tanjakan menuju area parkir hingga beberapa ratus meter sebelum pintu masuk kawasan wisata. Kondisi ini kian mengkhawatirkan saat musim hujan, karena lubang-lubang di badan jalan sering tertutup genangan air sehingga sulit terlihat, terutama oleh pengendara sepeda motor.
“Kalau hujan deras, air menggerus aspal yang sudah retak. Akhirnya lubang makin besar dan licin,” keluh Sutrisno (45), warga setempat, Senin (10/2). Menurutnya, kerusakan ini sudah berlangsung lama dan semakin parah setelah intensitas hujan tinggi dalam beberapa bulan terakhir.
Tidak hanya warga, wisatawan pun merasakan dampaknya. Rina, seorang wisatawan dari luar daerah, mengaku harus ekstra hati-hati saat melintas. “Pemandangannya indah, tapi jalannya bikin tegang. Kalau tidak fokus, bisa oleng,” ujarnya.
Keluhan ini patut jadi perhatian serius. Jurang Senggani dikenal sebagai destinasi wisata alam dengan panorama tebing dan lembah yang menawan. Setiap akhir pekan, lokasi ini ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun luar daerah.
Namun, kondisi akses jalan yang buruk dikhawatirkan dapat menurunkan minat kunjungan wisatawan. Hal ini tentu berdampak pada perekonomian warga setempat yang banyak menggantungkan penghasilan dari sektor pariwisata.
Menanggapi kondisi tersebut, pemerintah desa setempat menyatakan telah melakukan pendataan kerusakan dan menyampaikan laporan kepada dinas terkait. Kepala desa menyebut pihaknya telah mengusulkan perbaikan melalui anggaran daerah.
“Kami sudah ajukan proposal perbaikan, mudah-mudahan bisa segera direalisasikan,” harapnya.
Sambil menunggu perbaikan resmi dari pemerintah, warga dan pengelola wisata mengimbau para pengunjung untuk meningkatkan kewaspadaan. Beberapa langkah antisipasi yang disarankan antara lain:
- Menggunakan kendaraan dalam kondisi prima.
- Mengurangi kecepatan saat melintasi ruas rusak.
- Menghindari perjalanan pada malam hari atau saat hujan deras.
- Memperhatikan rambu peringatan sederhana yang telah dipasang di beberapa titik rawan.
Dengan perbaikan infrastruktur yang cepat dan memadai, diharapkan akses menuju Jurang Senggani dapat kembali aman dan nyaman. Ini penting bukan hanya untuk keselamatan, tetapi juga untuk mendukung pengembangan pariwisata lokal yang berkelanjutan.
Tim TROBOS.CO







