TROBOS.CO | YOGYAKARTA – SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (SMA Muhi Yogya) kembali mencatat sejarah. Sekolah ini mengirimkan kontingen terbanyak se-Indonesia untuk ajang Olimpicad Nasional Muhammadiyah 2026 yang akan digelar di Makassar pada 12–14 Februari mendatang.
Sebanyak 89 orang diberangkatkan, terdiri dari 78 siswa peserta lomba, 1 guru peserta, dan 10 guru pendamping. Kontingen ini dipimpin langsung oleh Kepala SMA Muhi, Drs. H. Herynugroho, M.Pd., menegaskan posisi sekolahnya sebagai salah satu cadre and leader school unggulan di tingkat nasional.
“Jumlah kontingen kita yang besar ini merupakan yang terbanyak di Indonesia,” tegas Herynugroho dalam sambutannya sebelum keberangkatan.
Menjelang pertandingan, SMA Muhi menggelar rangkaian persiapan intensif. Pada Senin (9/2/2026), digelar pengarahan dan doa bersama untuk menguatkan mental dan spiritual seluruh peserta.
Kemudian, Selasa (10/2/2026), dilakukan gladi resik untuk memastikan kesiapan teknis, kedisiplinan, dan kekompakan tim. Rombongan dijadwalkan berangkat ke Makassar pada Rabu (11/2/2026) melalui Bandara Internasional Yogyakarta (YIA).
Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan, Edo Lestari, M.Pd., menyatakan persiapan telah dilakukan maksimal selama kurang lebih enam bulan. “Para peserta dapat pembinaan intensif dari guru internal dan eksternal yang kompeten,” ungkapnya.
Meski membawa misi prestasi, Herynugroho menekankan bahwa Olimpicad adalah bagian dari proses pendidikan karakter yang lebih luas.
“Target utama kita adalah juara umum nasional. Namun yang lebih penting, anak-anak harus berani berjuang, bermental juara, dan membawa nama baik sekolah serta Persyarikatan Muhammadiyah,” pesannya.
Ia menambahkan, prestasi tidak hanya diukur dari piala, tetapi juga dari semangat, motivasi, dan daya juang peserta. Pengalaman ini diharapkan dapat membentuk mental pemimpin sejati.
“Berjuanglah dengan sungguh-sungguh, karena pengalaman ini akan membentuk mental pemimpin sejati,” tandas Herynugroho.
Olimpicad Muhammadiyah adalah ajang kompetisi akademik dan nonakademik tingkat nasional yang diselenggarakan Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah. Ajang ini menjadi wadah pengembangan potensi, bakat, dan karakter pelajar Muhammadiyah di bidang sains, matematika, literasi, riset, dan inovasi.
Selain menekankan prestasi intelektual, Olimpicad juga membangun nilai sportivitas, keislaman, dan kepemimpinan sebagai ciri khas kader Muhammadiyah.
Dengan persiapan matang dan kontingen terbesar se-Indonesia, SMA Muhi Yogyakarta siap bersaing dan memberikan hasil terbaik, sekaligus menunjukkan kualitas pendidikan yang berkarakter dan berdaya saing.
Yusron Ardi Darmawan, M.Pd.









