Gairah Dakwah di Ujung Kabupaten: Semangat Muhammadiyah Tempursari Terus Menyala

TROBOS.CO | LUMAJANG – Tidak diragukan, semangat dakwah persyarikatan Muhammadiyah di Kecamatan Tempursari selalu hidup bahkan “menyala.”

Agenda rutin di kecamatan terjauh di Kabupaten Lumajang ini selalu berjalan baik dan penuh semangat.

banner 1142x1600

Sebut misal acara Turba Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Lumajang padat acara. Sekali datang selalu ada beberapa agenda.

Seperti dilaksanakan Sabtu – Ahad, 24 -25 Januari 2026. Ada tiga kegiatan yaitu Sabtu malam menghadiri pengajian Wal asri yang dilaksanakan ibu-ibu Aisyiyah yang sudah berjalan puluhan tahun.

Setelah itu dilanjutkan acara turba yang dilaksanakan di Masjid Al Ikhlas Tegal Bantng Desa Tegal Rejo. Dalam turba dihadiri Pimpinan Cabang, Pimpinan Ranting, Pimpinan Amal Usaha, Takmir masjid dan organisasi otonom.

Kepada mereka dijelaskan soal tertib organisasi, tertib mengelola amal usaha, dan berbagai informasi penting yang disampaikan oleh Sekertaris PDM, Zainal Abidin, S.Pd kepada mereka.

Diteruskan Ahad pagi berupa pengajian Ahad pagi di masjid iman Tempursari. Pencerahan kepada jamaah disampaikan oleh penasehat PDM Lumajang, Suharyo, SH.

Yang menarik dari pengajian Ahad pagi bulanan itu selalu ada tamu dari Kecamatan Ampelgading Malang. Jadi pengajian ini terdiri dari dua Kabupaten Malang dan Lumajang, ujar Suharyo.

Iya meminta agar warga persyarikatan di kecamatan Tempursari dan sekitarnya terus menjaga semangat sebagaimana semangat para pimpinan yang ada di pusat.

Mereka menangani tugas dakwah, pendidikan, kesehatan serta sosial lainnya secara tekun, semangat dan Istiqomah. Saya melihat semangat saudara-saudara di kecamatan terjauh Kabupaten Lumajang ini luar biasa, ujar Suharyo.

Buktinya amal usaha pendidikan bidang dakwah dan sosial ditembursari berjalan dengan baik. Biasakan memiliki pikiran yang jauh ke depan melintasi waktu agar Muhammadiyah terus sesuai dengan kebutuhan zaman.

Dia memberi contoh tahun 1920-an KH. Sujak,. Ketika ditanya oleh KH Ahmad Dahlan seandainya ditunjuk sebagai pengurus bidang kesehatan apa yang akan dilakukan?

KH sujak menjawab Saya akan mendirikan rumah sakit. Jawaban itu ditertawakan oleh tokoh-tokoh yang hadir saat itu sekitar 100 orang karena dianggap tidak masuk akal. Tetapi sekarang jumlah Rumah Sakit Muhammadiyah sekitar 140-an, ujarnya.

Ini salah satu contoh yang ada di Muhammadiyah biasa berpikir besar dengan jangkauan jauh ke depan. Di Tempursari juga begitu apa yang hari ini mungkin masih belum masuk akal besok akan menjadi kenyataan.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa bulan Ramadan sudah tinggal beberapa waktu lagi insya Allah Muhammadiyah akan memulai satu Ramadan tanggal 18 Februari 2026.

Yang terpenting dari Ramadan itu bagaimana kita membentuk pribadi bertakwa. Ada tiga cara menuju takwa begitu suharyo mengutip pendapat Dr Hamim Tohari.

Pertama tanpa bisa diraih dengan cara memperbanyak dzikrullah. Orang yang banyak zikir hatinya damai sehingga bisa terprotek untuk tidak melakukan hal-hal negatif.

Kedua tanpa bisa diraih dengan cara melaksanakan salat yang khusyuk disiplin Istiqomah dan penuh penghayatan.

Ketiga taqwa bisa diraih dengan melaksanakan puasa Romadhon sebagaimana firman Allah yang menyatakan mereka yang berpuasa Romadhon mencapai derajat taqwa.

Tim Redaktur TROBOS.CO

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *