Kajian ICMI: Layanan Publik Jatim Maju, Tapi Belum Merata

TROBOS.CO | SURABAYA – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jawa Timur merilis hasil kajian kinerja layanan publik dan reformasi birokrasi di provinsi ini. Kajian yang dipublikasikan di penghujung 2025 ini mengapresiasi kemajuan yang dicapai, namun mencatat bahwa kualitas layanan belum merata di semua daerah, terutama di wilayah pinggiran.

Kajian menunjukkan bahwa digitalisasi perizinan dan integrasi data telah berhasil mempercepat layanan di kota-kota besar seperti Surabaya dan Malang. Namun, di beberapa kabupaten, proses masih manual dan memakan waktu lebih lama. “Implementasi reformasi belum merata. Masih ada kendala SDM, infrastruktur teknologi, dan koordinasi antardaerah,” tulis kajian tersebut.

banner 1280x716

Beberapa indikator kunci menunjukkan kemajuan, tetapi masih ada celah:

  • Kepuasan masyarakat: 78% (lebih tinggi dari rata-rata nasional 75%)

  • Digitalisasi perizinan: 65% wilayah terintegrasi (target nasional 70%)

  • Waktu pelayanan rata-rata: 4,5 hari (standar nasional ≤5 hari)

Meski kepuasan meningkat, kajian mencatat bahwa kepercayaan publik perlu dijaga melalui transparansi dan akuntabilitas yang lebih baik. ICMI Jatim memberikan kategori “Prestasi Sedang–Tinggi” untuk sektor ini. Sebagai rekomendasi, ICMI mendorong:

  1. Perluasan digitalisasi ke seluruh kabupaten/kota.

  2. Pelatihan dan sertifikasi petugas layanan di unit lapangan.

  3. Dashboard kinerja publik yang terbuka untuk diawasi masyarakat.

  4. Standar layanan yang fleksibel sesuai kondisi lokal.

Ulul Albab, Ketua ICMI Jawa Timur, menegaskan bahwa keberhasilan makro harus dibarengi dengan implementasi yang merata. “Reformasi birokrasi perlu diiringi peningkatan kualitas SDM dan transparansi agar seluruh warga merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Kajian ini diharapkan menjadi masukan strategis bagi pemerintah daerah dalam menyempurnakan layanan publik menuju standar yang lebih adil dan berkualitas.

Oleh: Ulul Albab (Ketua ICMI Jawa Timur)

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *