TROBOS.CO | “Dan di dalam dirimu mengapa tidak engkau perhatikan?” (QS Adz-Dzariyat: 21). Ayat ini mengajak kita berefleksi: mengapa kita kerap mencari kepuasan hanya dari hal-hal di luar diri, padahal sumber kebahagiaan sejati justru ada di dalam?
Manusia sering terjebak dalam keinginan material yang tak pernah puas, padahal solusi cerdas untuk hidup tenang dan bermakna sebenarnya dapat ditemukan melalui perenungan mendalam terhadap diri sendiri.
Misteri Keajaiban Penciptaan Manusia
Tubuh manusia adalah “peralatan” super canggih yang penuh misteri. Proses penciptaannya yang bertahap dan sempurna menjadi petunjuk langsung tentang kebesaran Allah. Dari persatuan sperma dan sel telur—yang berasal dari sari pati tanah—terbentuklah segumpal darah, lalu tulang yang dibungkus daging, hingga akhirnya ditiupkan ruh.
Setiap tahap ini mengajarkan kita tentang sistem yang teratur, otomatis, dan adaptif. Allah memerintahkan kita untuk “membaca” dan mempelajari proses penciptaan ini sebagai tanda kebesaran-Nya.
Keajaiban Sistem Tubuh yang Tak Pernah Lelah
Bayangkan darah—cairan kompleks berisi oksigen dan sel pelawan penyakit—yang mengalir tanpa henti. Jantung yang berdetak setia memompanya ke seluruh tubuh. Udara yang kita hirup gratis, menyediakan oksigen vital yang kita butuhkan.
Sistem pencernaan bekerja otomatis: makanan dihaluskan, diberi enzim, diserap menjadi energi dan sel baru, lalu ampasnya dibuang. Semua berjalan sempurna sepanjang hidup.
Renungan: Dari Mana Datangnya Rasa Syukur?
Ketika kita menyadari betapa rumit dan sempurnanya sistem dalam diri kita, seharusnya timbul rasa syukur yang mendalam. Setiap napas, setiap detak jantung, setiap proses metabolisme adalah bukti kasih sayang Allah yang terus-menerus.
Ayat Al-Qur’an mengingatkan: “Nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?”. Pertanyaan ini mengajak kita berhenti sejenak dari kesibukan mencari kepuasan di luar, dan mulai menyelami keajaiban yang telah ada di dalam diri kita sendiri.
(Bersambung)
Oleh: Ir. Widodo Djaelani, Pemerhati Spiritualitas dan Sains, tinggal di Griya Mangli Indah, Jember









