7 Kebiasaan Sederhana Orang Berdaya Ingat Kuat, Nomor 5 Sering Diabaikan

TROBOS.CO | Memiliki daya ingat yang kuat dan otak yang tajam seringkali dikaitkan dengan faktor genetik atau bakat. Padahal, kebiasaan sehari-hari memegang peranan sangat besar. Berikut adalah 7 kebiasaan sederhana yang kerap dilakukan oleh orang-orang dengan daya ingat kuat dan bisa Anda terapkan mulai hari ini.

1. Menjauhi atau Membatasi Alkohol

Orang dengan memori tajam biasanya sangat sadar akan dampak alkohol pada otak. Alkohol diketahui dapat merusak sistem saraf dan secara bertahap melemahkan fungsi kognitif, termasuk daya ingat. Membatasi atau menghindari alkohol adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan otak.

banner 1280x716

2. Membatasi Waktu Menonton TV (Maksimal 1 Jam/Hari)

Kebiasaan menonton televisi secara pasif berjam-jam cenderung membuat otak kurang aktif. Orang berdaya ingat kuat biasanya lebih selektif, memilih tontonan edukatif atau justru mengalihkan waktu untuk membaca—aktivitas yang lebih menantang dan mengasah otak.

3. Rutin Membaca Novel

Membaca novel bukan sekadar hiburan. Alur cerita yang berliku memaksa otak untuk berpikir, memprediksi, dan menghubungkan peristiwa. Ini adalah “olahraga otak” yang menyenangkan, yang melatih memori, imajinasi, dan empati secara bersamaan.

4. Selalu Menghubungkan Informasi Baru dengan yang Lama

Mereka tidak menyimpan informasi secara terpisah. Otak mereka aktif “menyilang-nyilangkan” data baru dengan pengetahuan yang sudah ada. Teknik ini, yang dalam psikologi disebut elaborasi, membuat memori tertanam lebih kuat dan mudah diakses.

5. Rajin Mengonsumsi Ikan, Khususnya yang Kaya Omega-3

Ini adalah kebiasaan yang sering diabaikan. Ikan seperti salmon, sarden, dan tuna kaya akan omega-3 (DHA dan EPA) yang vital untuk kesehatan sel otak dan regenerasi saraf. Protein dalam ikan juga membantu memperbaiki sel-sel tubuh, termasuk sel otak.

6. Minum Teh atau Kopi Secara Bijak (Tidak Berlebihan)

Kafein dalam teh dan kopi dalam dosis wajar dapat merangsang kewaspadaan dan konsentrasi. Namun, kuncinya adalah tidak berlebihan. Konsumsi berlebih justru bisa menyebabkan kecemasan dan gangguan tidur yang merusak memori.

7. Rajin Mencatat dalam Jurnal atau Notes

Kebiasaan mencatat tidak hanya mencegah kelupaan. Proses menuliskan informasi menguatkan jalur memori di otak. Studi menunjukkan bahwa mencatat bisa meningkatkan daya ingat hingga 20%. Catatan juga berfungsi sebagai alat bantu untuk mengulang dan mengorganisir pikiran.

Daya ingat yang kuat bukanlah keajaiban, tetapi hasil dari serangkaian pilihan dan kebiasaan hidup yang konsisten. Mulailah dengan mengadopsi satu atau dua kebiasaan di atas, seperti lebih banyak membaca dan rajin mencatat, lalu secara bertahap tambahkan kebiasaan sehat lainnya. Dengan disiplin, Anda juga bisa mengoptimalkan kemampuan mengingat dan kesehatan otak Anda.

Penulis: Teguh W. Utomo, Pengurus Gerakan Pembudayaan Minat Baca Jawa Timur

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *