Akademi Buah Nusantara Resmi Mendaftar ke LLDIKTI VII, Siap Lahirkan Ahli Buah Vokasional

TROBOS.CO | SURABAYA – Dunia pendidikan tinggi vokasi di Jawa Timur akan segera menyambut anggota baru yang spesifik. Akademi Buah Nusantara (ABN) telah secara resmi mendaftarkan diri sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) baru ke LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur.

Proses pendaftaran ini menandai langkah konkret setelah melalui kajian mendalam selama enam bulan. Kampus yang berfokus pada pengembangan keahlian di bidang buah-buahan nusantara ini bertujuan melahirkan lulusan Ahli Madya yang kompeten.

banner 1280x716

“Setelah enam bulan dibahas dan dikaji mendalam, kemarin kami resmi mendaftar menjadi kampus vokasi yang akan melahirkan Ahli Madya buah-buahan nusantara,” tegas Yusron Aminulloh, Ketua Dewan Pembina Yayasan ABN, dalam keterangannya, Kamis (4/12/2025).

Proses pendaftaran ini mendapat respons yang hangat dari pihak regulator. Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M., Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, dalam pertemuan dengan perwakilan ABN pada Rabu (3/12), menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi.

“Kami segera bantu proses. Terima kasih ikut memajukan PTS di Jatim dengan kehadiran Akademi Buah Nusantara,” ujar Prof. Dyah.

Dalam pertemuan tersebut, Prof. Dyah juga memberikan masukan agar ABN menyesuaikan nomenklatur atau penyebutan program studinya dengan ketentuan yang berlaku. Menanggapi hal ini, Yusron menyatakan bahwa pihaknya telah berkonsultasi dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) di Jakarta.

“Kami sudah konsultasi ke Dikti di Jakarta, alhamdulillah dialog hari ini sinkron dan kami akan jalankan aturan itu,” tambah Yusron.

ANB memilih Kabupaten Jombang sebagai lokasi kampus pertamanya. Pilihan ini tidak terlepas dari nilai historis Jombang sebagai kota perjuangan dan basis pesantren, sekaligus daerah agraris yang potensial.

Sementara itu, dari sisi akademik, kurikulum telah disusun secara matang. Dr. Mohammad Reza Tirtawinata, Direktur ABN, menyatakan bahwa lulusan ABN diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi kemajuan industri buah Indonesia.

“Jadi lulusan ABN diharapkan harus berdampak pada kemajuan buah nusantara. Karena itu, mahasiswa akan diasramakan selama 3 tahun, digembleng menjadi pribadi visioner, petani modern dengan teknologi modern,” tegas Dr. Reza, yang merupakan ahli buah dengan latar belakang S2 durian dan S3 manggis dari IPB.

Untuk memastikan kualitas, ABN tidak bekerja sendiri. Mereka mendapatkan dukungan dan masukan akademik dari dua perguruan tinggi negeri ternama.

“Alhamdulillah dukungan Universitas Airlangga dan Universitas UPN Veteran Jawa Timur, sebagai bentuk bakti kepada masyarakat, ikut memberikan masukan dan mengkaji kurikulum serta target capaian lulusan, sehingga berdampak pada kemajuan industri buah-buahan di Indonesia,” jelas Dr. Reza.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan sinergi antara pendidikan vokasi yang aplikatif dengan landasan ilmu pengetahuan yang kuat dari universitas riset.

Kehadiran ABN diharapkan dapat menjawab kebutuhan akan tenaga terampil (skillful workforce) di sektor hortikultura, khususnya buah-buahan, yang selama ini masih terbatas, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas dan daya saing buah lokal Indonesia.

Yoski/ TROBOS.CO

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *