Tokoh Jombang Desak Segera Bangun Pasar Induk Sayur & Buah untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis

TROBOS.CO | JOMBANG – Menyongsong pelaksanaan Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membutuhkan pasokan sayur dan buah dalam skala besar, Jombang didesak untuk segera membangun pasar induk komoditas hortikultura. Hal ini disampaikan oleh Yusron Aminulloh, tokoh masyarakat dan praktisi bisnis hortikultura asal Jombang.

“Kebutuhan 170 dapur MBG di Jombang tidak bisa mengandalkan pasar induk Pare dalam jangka panjang. Bahkan saat ini saja, informasi dari pengelola dapur, sudah ada persaingan mendapatkan sayur dan buah. Ini akan makin kritis ke depan,” tegas Yusron, Selasa (24/12/2024).

banner 1280x716

Gagasan ini telah disampaikan Yusron secara langsung kepada sejumlah pimpinan dinas di Jombang dan Jawa Timur:

  • Kepala Disdagrin Jombang, Drs. Suwignyo, MM: Yusron mengusulkan lokasi pasar induk di Mojoagung atau Tembelang.

  • Kepala Dinas Pertanian Jombang, Muhammad Rony, S.P., MM: Merespons positif dan menyatakan kesiapan petani Jombang.

  • Kepala BRIDA Jatim, Dr. Andriyanto: Menyambut hangat dan telah mengirim tim ahli untuk pemetaan potensi lahan dan petani di Wonosalam. BRIDA juga mendukung gagasan pembangunan Kebun Riset di wilayah tersebut.

Menurut Yusron, pasar induk bukan hanya solusi logistik untuk MBG, tetapi juga penggerak ekonomi petani lokal.
“Pasar induk akan menampung hasil petani yang selama ini belum maksimal karena takut tidak laku. Ini akan mendorong produktivitas dan memberikan kepastian pasar,” jelas Direktur PT Sinergi Berkah Alami ini.

Yusron menekankan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) tidak perlu menganggarkan dana besar. “Cukup atur regulasi yang baik dan gandeng pihak swasta serta Koperasi Merah Putih untuk mewujudkannya. Ini bisnis nyata yang bisa langsung berjalan,” tambahnya.

Dengan dukungan teknis dari BRIDA Jatim dan kesiapan dinas-dinas terkait, tantangan terbesar kini ada di kemauan politik dan keberanian Pemkab Jombang untuk mengambil langkah strategis.
“Masalahnya hanya satu: kemauan dan keberanian mewujudkannya,” tandas Yusron menutup pernyataannya.

Jika terwujud, pasar induk sayur dan buah ini akan menjadi landasan kokoh bagi keberlanjutan Program MBG sekaligus motor pemberdayaan ekonomi hortikultura di Jombang.

Tim Liputan TROBOS.CO Jombang

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *