Agama itu Nasihat

TROBOS.CO | Sahabat Tamim berkata, Suatu hari Rasulullah bersabda “Addinu nasihah” artinya agama itu nasihat.

Kepada siapa nasihat itu ya Rasulullah?

banner 1280x716

Beliau menjawab, “Kepada Allah, kepada kitabNya, kepada rasulNya, kepada kaum muslimin dan kepada kaum muslimin semuanya.”

Jika dilihat dari makna hadits tersebut kata nasihat tidak mungkin dilakukan oleh manusia kepada Allah.

Selaras dengan hadits tersebut Allah berfirman di dalam surat az-Zumar ayat 3, “Ala lillahi dinul kholis.” (Ketahuilah bagi Allah agama itu ikhlas”.

Mengacu pada firman Allah ini dan dikaitkan dengan hadits nabi, maka Ikhlas itu ada empat macam.
Pertama ikhlas kepada Allah. Selain mengimani, kita juga mentaati Allah dengan hati yang ikhlas.

Dampaknya luas. Lisan pikiran, dan perbuatan yang kita lakukan selalu terkait dengan Allah.

Hati bahagia ketika beribadah, berpikir, dan berdzikir. Kita yakin Allah menganugerahkan nikmat dan bimbingaNya kepada manusia secara utuh dan maksimal.

Maka kita harus ikhlas kepadaNya. Tak bisa ditawar lagi.

Kedua, ikhlas kepada kitab Al-Qur’an dengan cara mencintai kitab suci tersebut.

Bentuk cinta terhadap Al-Qur’an yaitu membaca secara Istiqomah,. Mendalami kandungannya, mengamalkan, mendakwahkan, dan membela jika ada tangan kotor menjahilinya.

AlQuran merupakan pedoman hidup abadi yang menyelamatkan dan membahagiakan dunia akhirat.

Ketiga, ikhlas kepada Rasulullah. Artinya menjadikan beliau sebagai uswah Hasanah, rulemodel, dan memperbanyak membaca shalawat untuk beliau.

Rasulullah punya 7 kebiasaan yang perlu kita tiru dalam sehari-hari. Yaitu :
Istiqomah melaksanakan salat lail tahajud
Dilanjut tadabur Quran yaitu merenungi kandungan Quran kalau kita membacanya.
Dilanjut dengan salat subuh berjamaah dan salat wajib lainnya dilaksanakan secara berjamaah.
Pagi hari. Melaksanakan salat Dhuha
Setiap pagi nabi bertanya kepada dirinya saya hari ini . Akan berbuat baik apa kepada orang lain.
Menjaga wudhunya supaya tetap dalam keadaan bersuci kalau batal wudhu lagi.
Dan hatinya selalu menyatu dengan Allah.

Keempat selalu menunjukkan keikhlasan hati terhadap sesama muslim semuanya.

Itulah ikhlas sejati yang harus kita miliki jika kita ingin menjadi pribadi yang mencintai Allah kitab Rasul dan sesama muslim.

Suharyo AP (pemerhati masalah – masalah sepele.)

banner 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *